Download Materi Kuliah Keperawatan - Gratis

RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Berlangganan Artikel via E-Mail:
 

BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:18 AM 1 comments
>> Definisi
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah Bayi yang lahir berat badannya kurang dari 2500 gram.

>>Tanda-Tanda
 Bayi lebih kecil dari bayi baru lahir yang normal.
 Lingkaran lengan atas bayi kurang dari 9 cm. (diukur pada pertengahan lengan atas).
 Tubuhnya kurang berisi, ototnya lembek dan kulitnya mungkin keriput atau tipis.
 Mudah tersedak (keselek)
 Malasa mengisap
 Cepat kenyang

>>Penyebab
 Bayi kurang bulan
 Ibu hamil pekerja berat
 Ibu hamil kurang darah
 Ibu hamil sering sakit
 Ibu hamil dengan jarak kehamilan kurang dari 2 tahun
 Ibu hamil kurang gizi

>>Pencegahan
 Makan 2x lebih banyak atau 1x lebih sering daripada sebelum hamil.
 Memeriksakan kehamilannya paling sedikit 4x selama kehamilannya.
 Mengurangi kerja berat yang melelahkan dan istirahat yang cukup
 Mengatur jarak kehamilan minimal 3 tahun.

>>Tanda-Tanda Bayi Lemah dan Kedinginan
 Kaki teraba lebih dingin daripada tubuh.
 Bayi tidak dapat dihangatkan, wajah dan ujung jarinya pucat kebiruan.

2 hal diatas dapat mengakibatkan bayi sulit dihangatkan kembali, mudah terkena penyakit, meninggal jika suhu tubuh semakin turun.

>> Yang Perlu Diperhatikan Dalam Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
 Jagalah bayi agar tubuhnya tetap hangat sampai bayi menjadi lebih kuat dan berat badan menjadi normal.
 Rawat tali pusat dengan bersih dan teratur, pakailah kain kasa (perban) yang dibubuhi alkohol 70% dang anti setiap hari.
 Berikan ASI atau susu setelah lahir setiap hari dan usahakan sesering mungkin dalam porsi kecil sesuai kemampuan bayi.
 Jauhkan bayi dari orang sakit, sebaiknya ibu memakai kain penutup pada hidung dan mulut pada waktu menyusui bayi.

>> Cara Membersihkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
 Segera setelah tali pusat dipotong, tubuh bayi dilap dengan kain lunak yang bersih dan kering dari kotoran (air ketuban, darah, lendir).
 Setiap hari bayi dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi minyak kelapa atau baby oil yang sudah dihangatkan.
 Jika bayi setelah 3-7 hari sudah tampak lebih kuat (salah satu tandanya : dapat minum lebih baik), bayi dapat dibersihkan dengan menggunakan air hangat.

PENYEBAB ABORTUS & DAMPAK MELAKUKANNYA

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:14 AM 0 comments
PENGERTIAN
Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan, dimana beratnya masih di bawah 500 gram atau sebelum usia kehamilan 20 minggu.

PENYEBAB ABORTUS
1. Faktor janin: dimana terjadi gangguan pertumbuhan pada zigot, embrio atau plasenta.
2. Faktor maternal (Faktor Ibu): terjadi infeksi (virus, bakteri) pada awal trimester 1 dan 2.
3. Faktor eksternal: dapat disebabkan oleh radiasi obat – obatan dan bahan kimia.

DAMPAK MELAKUKAN ABORTUS
Abortus sangat berbahaya jika dilakukan oleh tenaga yang belum terlatih. Karena dapat mengakibatkan kematian akibat pendarahan yang terus menerus dan infeksi pada saat melakukan abortus. Di samping itu aborsi juga berdampak pada kondisi psikologis. Perasaan sedih karena kehilangan bayi, beban batin akibat timbulnya perasaan bersalah dan penyesalan yang dapat mengakibatkan depresi.

HUKUM ABORTUS
1. Abortus legal
Yaitu pengguguran kandungan yang dilakukan menurut syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh undang-undang. Populer juga disebut dengan abortus provocatus therapcutius, karena alasan yang sangat mendasar untuk melakukannya adalah untuk menyelamatkan nyawa/menyembuhkan si ibu.
2. Abortus ilegal
Yaitu pengguguran kandungan yang tujuannya selain dari pada untuk menyelamatkan/ menyembuhkan si ibu, dilakukan oleh tenaga yang tidak kompeten serta tidak memenuhi syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh undang-undang. Abortus golongan ini sering juga disebut dengan abortus provocatus criminalis, karena di dalamnya mengandung unsur kriminal atau kejahatan. Secara skematis penggolongan abortus dapat digambarkan sebagai berikut. (kumpulan tugas kuliah)


Sifat-sifat Kualitas Jasa

Posted By Revolusi Pendidikan On 12:39 AM 0 comments
Penawaran perusahaan ke pasar biasanya mencangkup beberapa jasa. Komponen jasa dapat menjadi bagian kecil atau bagian utama dari keseluruhan penawaran. Sebenarnya penawaran dapat direntangkan dari barang murni pada satu sisi lain ke jasa murni pada sisi yang lain. 
Kategori penawaran menurut Philip Kotler, Swee Hoon Aang, Slew Meng Leon dan Ching Tiong Tan (2000 : 261) dapat dibedakan menjadi lima kategori, yaitu :
1. Barang berwujud fisik murni ( A Pure Tangible Goods)
Disini penawaran terutama dari barang berwujud seperti sabun, pasta gigi atau garam. Tidak ada jasa yang menyertai produk itu.

2. Barang Berwujud dengan jasa pendamping ( A Tangible Goods with Accompanying Service)
Disini penawaran terdiri dari barang berwujud yang disertai dengan satu atau lebih jasa untuk mempertinggi daya tariknya bagi konsumen

3. Hibrid (A Hybrid)
Disini penawaran terdiri dari barang dan jasa dengan komposisi berimbang.

4. Sebuah jasa utama dengan barang dan jasa pendamping ( A Major Services with Accompanying Minor Goods and Services)
Disini penawaran terdiri dari sebuah jasa utama bersama-sama dengan jasa tambahan dan atau barang pendukung.

5. Jasa Murni (A Pure Services)
Disini penawaran utama terdiri dari jasa.
Sedangkan menurut Lavelock sebagaimana yang dikutip oleh Fandy Tjiptono dalam bukunya yang berjudul Strategi Pemasaran (2000:134) jasa dapat dikalasifikasikan berdasarkan lima criteria sebagai berikut :
1. Berdasarkan sifat tindakan jasa
2. Berdasarkan hubungan dengan pelanggan
3. Berdasarkan tingkat Customization dan Judgment dalam penyampaian jasa
4. Berdasarkan sifat permintaaan dan penawaran jasa
5. Berdasarkan metode penyampaian jasa

PENGERTIAN MA’RIFATULLAH & CIRI-CIRI MARIFATULLOH

Posted By Revolusi Pendidikan On 12:35 AM 66 comments
Ma’rifatullah (mengenal Allah) bukanlah mengenali dzat Allah, karena hal ini tidak mungkin terjangkau oleh kapasitas manusia yang terbatas. Sebab bagaimana mungkin manusia yang terbatas ini mengenali sesuatu yang tidak terbatas?. Segelas susu yang dibikin seseorang tidak akan pernah mengetahui seperti apakah orang yang telah membuatnya menjadi segelas susu.
Menurut Ibn Al Qayyim : Ma’rifatullah yang dimaksudkan oleh ahlul ma’rifah (orang-orang yang mengenali Allah) adalah ilmu yang membuat seseorang melakukan apa yang menjadi kewajiban bagi dirinya dan konsekuensi pengenalannya”.
Ma’rifatullah tidak dimaknai dengan arti harfiah semata, namun ma’riaftullah dimaknai dengan pengenalan terhadap jalan yang mengantarkan manusia dekat dengan Allah, mengenalkan rintangan dan gangguan yang ada dalam perjalanan mendekatkan diri kepada Allah.

CIRI-CIRI DALAM MA’RIFATULLAH
Seseorang dianggap ma’rifatullah (mengenal Allah) jika ia telah mengenali
1. asma’ (nama) Allah
2. sifat Allah dan
3. af’al (perbuatan) Allah, yang terlihat dalam ciptaan dan tersebar dalam kehidupan alam ini.

Kemudian dengan bekal pengetahuan itu, ia menunjukkan :
1. sikap shidq (benar) dalam ber -mu’amalah (bekerja) dengan Allah,
2. ikhlas dalam niatan dan tujuan hidup yakni hanya karena Allah,
3. pembersihan diri dari akhlak-akhlak tercela dan kotoran-kotoran jiwa yang membuatnya bertentangan dengan kehendak Allah SWT
4. sabar/menerima pemberlakuan hukum/aturan Allah atas dirinya
5. berda’wah/ mengajak orang lain mengikuti kebenaran agamanya
6. membersihkan da’wahnya itu dari pengaruh perasaan, logika dan subyektifitas siapapun. Ia hanya menyerukan ajaran agama seperti yang pernah diajarkan Rasulullah SAW.

Figur teladan dalam ma’rifatullah ini adalah Rasulullah SAW. Dialah orang yang paling utama dalam mengenali Allah SWT. Sabda Nabi : “Sayalah orang yang paling mengenal Allah dan yang paling takut kepada-Nya”. HR Al Bukahriy dan Muslim. Hadits ini Nabi ucapkan sebagai jawaban dari pernyataan tiga orang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah dengan keinginan dan perasaannya sendiri.
Tingkatan berikutnya, setelah Nabi adalah ulama amilun ( ulama yang mengamalkan ilmunya). Firman Allah : “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” QS. 35:28
Orang yang mengenali Allah dengan benar adalah orang yang mampu mewarnai dirinya dengan segala macam bentuk ibadah. Kita akan mendapatinya sebagai orang yang rajin shalat, pada saat lain kita dapati ia senantiasa berdzikir, tilawah, pengajar, mujahid, pelayan masyarkat, dermawan, dst. Tidak ada ruang dan waktu ibadah kepada Allah, kecuali dia ada di sana. Dan tidak ada ruang dan waktu larangan Allah kecuali ia menjauhinya.
Ada sebagian ulama yang mengatakan : “Duduk di sisi orang yang mengenali Allah akan mengajak kita kepada enam hal dan berpaling dari enam hal, yaitu : dari ragu menjadi yakin, dari riya menjadi ikhlash, dari ghaflah (lalai) menjadi ingat, dari cinta dunia menjadi cinta akhirat, dari sombong menjadi tawadhu’ (randah hati), dari buruk hati menjadi nasehat”

URGENSI MA’RIFATULLAH
a. Ma’rifatullah adalah puncak kesadaran yang akan menentukan perjalanan hidup manusia selanjutnya. Karena ma’rifatullah akan menjelaskan tujuan hidup manusia yang sesungguhnya. Ketiadaan ma’rifatullah membuat banyak orang hidup tanpa tujuan yang jelas, bahkan menjalani hidupnya sebagaimana makhluk hidup lain (binatang ternak). QS.47:12
b. Ma’rifatullah adalah asas (landasan) perjalanan ruhiyyah (spiritual) manusia secara keseluruhan. Seorang yang mengenali Allah akan merasakan kehidupan yang lapang. Ia hidup dalam rentangan panjang antara bersyukur dan bersabar.
Sabda Nabi : Amat mengherankan urusan seorang mukmin itu, dan tidak terdapat pada siapapun selain mukmin, jika ditimpa musibah ia bersabar, dan jika diberi karunia ia bersyukur” (HR.Muslim)
Orang yang mengenali Allah akan selalu berusaha dan bekerja untuk mendapatkan ridha Allah, tidak untuk memuaskan nafsu dan keinginan syahwatnya.
c. Dari Ma’rifatullah inilah manusia terdorong untuk mengenali para nabi dan rasul, untuk mempelajari cara terbaik mendekatkan diri kepada Allah. Karena para Nabi dan Rasul-lah orang-orang yang diakui sangat mengenal dan dekat dengan Allah.
d. Dari Ma’rifatullah ini manusia akan mengenali kehidupan di luar alam materi, seperti Malaikat, jin dan ruh.
e. Dari Ma’rifatullah inilah manusia mengetahui perjalanan hidupnya, dan bahkan akhir dari kehidupan ini menuju kepada kehidupan Barzahiyyah (alam kubur) dan kehidupan akherat.

SARANA MA’RIFATULLAH
Sarana yang mengantarkan seseorang pada ma’rifatullah adalah :
a. Akal sehat
Akal sehat yang merenungkan ciptaan Allah. Banyak sekali ayat-ayat Al Qur’an yang menjelaskan pengaruh perenungan makhluk (ciptaan) terhadap pengenalan al Khaliq (pencipta) seperti firman Allah : Katakanlah “ Perhatikanlah apa yang ada di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman. QS 10:101, atau QS 3: 190-191
Sabda Nabi : “Berfikirlah tentang ciptaan Allah dan janganlah kamu berfikir tentang Allah, karena kamu tidak akan mampu” HR. Abu Nu’aim

b. Para Rasul
Para Rasul yang membawa kitab-kitab yang berisi penjelasan sejelas-jelasnya tentang ma’rifatullah dan konsekuensi-konsekuensinya. Mereka inilah yang diakui sebagai orang yang paling mengenali Allah. Firman Allah :
“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan ) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan..” QS. 57:25

c. Asma dan Sifat Allah
Mengenali asma (nama) dan sifat Allah disertai dengan perenungan makna dan pengaruhnya bagi kehidupan ini menjadi sarana untuk mengenali Allah. Cara inilah yang telah Allah gunakan untuk memperkenalkan diri kepada makhluk-Nya. Dengan asma dan sifat ini terbuka jendela bagi manusia untuk mengenali Allah lebih dekat lagi. Asma dan sifat Allah akan menggerakkan dan membuka hati manusia untuk menyaksikan dengan seksama pancaran cahaya Allah. Firman Allah :
“Katakanlah : Serulah Allah atau serulah Ar Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asma’ al husna (nama-nama yang terbaik) QS. 17:110
Asma’ al husna inilah yang Allah perintahkan pada kita untuk menggunakannya dalam berdoa. Firman Allah :
“ Hanya milik Allah asma al husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma al husna itu…” QS. 7:180

Inilah sarana efektif yang Allah ajarkan kepada umat manusia untuk mengenali Allah SWT (ma’rifatullah). Dan ma’rifatullah ini tidak akan realistis sebelum seseorang mampu menegakkan tiga tingkatan tauhid, yaitu : tauhid rububiyyah, tauhid asma dan sifat. Kedua tauhid ini sering disebut dengan tauhid al ma’rifah wa al itsbat ( mengenal dan menetapkan) kemudian tauhid yang ketiga yaitu tauhid uluhiyyah yang merupakan tauhid thalab (perintah) yang harus dilakukan.
Wallahu a’lam (diambil dari kumpulan artikel motivasi)


KARAKTERISTIK AQIDAH ISLAM

Posted By Revolusi Pendidikan On 12:34 AM 0 comments
Aqidah Islam adalah Aqidah Rabbaniy (berasal dari Allah ) yang bersih dari pengaruh penyimpangan dan subyektifitas manusia. Aqidah Islam memiliki karakteristik berikut ini :
1. Al Wudhuh wa al Basathah ( jelas dan ringan) tidak ada kerancuan di dalamnya seperti yang terjadi pada konsep Trinitas dsb.

2. Sejalan dengan fitrah manusia, tidak akan pernah bertentangan antara aqidah salimah (lurus) dan fitrah manusia. Firman Allah : “Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah..” QS. 30:30

3. Prinsip-prinsip aqidah yang baku, tidak ada penambahan dan perubahan dari siapapun. Firman Allah :”Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan lain selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah ?“ QS. 42:21

4. Dibangun di atas bukti dan dalil, tidak cukup hanya dengan doktrin dan pemaksaan seperti yang ada pada konsep-konsep aqidah lainnya. Aqidah Islam selalu menegakkan : “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar” QS 2:111

5. Al Wasthiyyah (moderat) tidak berlebihan dalam menetapkan keesaan maupun sifat Allah seperti yang terjadi pada pemikiran lain yang mengakibatkan penyerupaan Allah dengan makhluk-Nya. Aqidah Islam menolak fanatisme buta seperti yang terjadi dalam slogan jahiliyah “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak mereka” QS. 43:22.

SAP Penatalaksanaan Medis pada Pasien Bronchopnemonia

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:50 PM 0 comments
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Bronchopnemonia
Sub Pokok Bahasan : Penatalaksanaan Medis pada Pasien Bronchopnemonia
Sasaran : Keluarga Pasien
Hari/Tanggal : Sabtu, 10 November 2007
Waktu : 25 Menit
Tempat : Rumah Sakit Rajawali Bandung

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 25 menit, diharapkan keluarga pasien mampu memahami penatalaksanaan cara merawat pasien Bronchopnemonia

2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 25 menit, diharapkan keluarga pasien dapat:
a. Memahami pengertian Bronchopnemonia
b. Mengetahui Etiologi atau penyebab Bronchopnemonia
c. Mengetahui tanda dan gejala Bronchopnemonia
d. Mengetahui komplikasi Bronchopnemonia
e. Mengetahui dan memahami penatalaksanaan media pada pasien Bronchopnemonia

B. Kegiatan Pembelajaran
1. Materi :
a. Pengertian Bronchopnemonia
b. Etiologi atau penyebab Bronchopnemonia
c. Tanda dan gejala Bronchopnemonia
d. Penatalaksanaan Medis pada Pasien Bronchopnemonia

2. Metode :
a. Ceramah
b. Tanya Jawab

3. Langkah Kegiatan Penyuluhan :
 Pra kegiatan Pembelajaran 5 menit
a. Menyiapkan metode pembelajaran
b. Menyiapkan tempat
 Kegiatan Membuka Pelajaran 5 menit
a. Menyampaikan salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menyampaikan tujuan penyuluhan
d. Memberikan persepsi.
 Kegiatan Inti 10 menit
a. Menyampaikan materi dengan media
 Kegiatan Menutup pelajaran 5 menit
a. Evaluasi tanya jawab
b. Menyampaikan harapan
c. Menutup dengan perpisahan

C. Evaluasi
1. Prosedur : Post Test
2. Jenis Test : Lisan
3. Butir Pertanyaan :
a. Apa pengertian dari Bronchopnemonia?
b. Sebutkan penyebab Bronchopnemonia?
c. Sebutkan tanda dan gejala Bronchopnemonia?
d. Sebutkan komplikasi Bronchopnemonia?
e. Sebutkan penatalaksanaan medis pada pasien Bronchopnemonia?

D. Media dan Sumber Belajar
1. Media yang digunakan berupakan :
 Leaflet
Yang berisi tentang pengertian, tanda dan gejala, komplikasi serta penatalaksanaan medis pada pasien Bronchopnemonia..
2. Kepustakaan
Evelyn, P. (1993). Anatomi untuk Paramedis. Jakarta: PT. Gramedia
Fakultas Kedokteran. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam I. Edisi 3.. Balai Penerbit FKUI: Jakarta

E. Lampiran
1. Uraian Materi
2. Soal Evaluasi lisan

MATERI PENYULUHAN
PERAWATAN MEDIS PADA PASIEN FEBRIS

A. Definisi
Bronchopnemonia adalah peradangan pada paru-paru dimana tidak saja pada jaringan paru tetapi juga jaringan bronholi.

B. Etiologi
1. Infeksi streptococus pnemonia
2. Infeksi virus
3. Infeksi mikroplasma

C. Tanda dan Gejala
1. Kenaikan suhu badan yang tinggi dan cepat
2. Batuk
3. Gelisah
4. Mual muntah

D. Komplikasi
1. Pnemonia interstitial menahun
2. Efusi Plura
3. Rusak jalan nafas
4. Fibrosis paru

E. Penatalaksanaan Medis
1. Beri obat yang diresepkan
2. Tingkatkan Oksigenasi


Bagaimana Anemia Menyerang Anda?

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:48 PM 0 comments
 Definisi
Anemia definisi zat besi adalah keadaan dimana dukungan zat besi tubuh total turun dibawah tingkat normal,

 Penyebab
Definisi (Kekurangan) zat besi

 Faktor Terjadinya Definisi Zat Besi
1. kurang zat besi dalam makanan yang dikonsumsi, misalnya: pada bayi hanya diberi susu saja selama 12 – 24 bulan
2. penyerapan zat besi yang tiodak optimal
3. perdarahan, misal : perdarahan akibat menstruasi yang berlebihan, perdarahan pada saluran cerna
4. kehamilan, seplai zat besi ibu dilahirkan kejanin untuk pembentukan sel darah merah pada janin, sehingga ibu tersebut menyebabkan kekurangan zat besi

 Tanda dan Gejala
a) Anemia definisi zat besi berat
- rambut mudah rontok
- kuku tipis dan mudah rapuh
- bibir pecarh-pecah, lidah pucat dan licin
- keinginan makan statu yang tidak lazim, misal : tanah liat, kanji pukai, ohaves
b) kelelahan, lemah, wajah pucat dan kurang bergairah.
c) Sakit kepala dan mudah marah
d) Tidak mampu berkonsentrasi
e) Mudah terkana infeksi
f) Denyut nadi cepat dan dada berdebar – debar

 Pencegahan dan Perawatan
Pencegahan
a. Nutrisi
- mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, misal : hati sapi, ikan, ayam, kacang-kacangan (misal: buncis, kapri, kedelai), saturan hijau (misal : bayam) kismis dan sirup
- Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, misal : jeruk, tomat, mangga, dll
- Pemenuhan nutrisi pada bayi yang disusui, misal : dengan memberikan sereal yang diperkaya dengan zat besi
- Pemberian susu – lanjutan pada bayi yang diperkaya dengan zat besi, misal : Promil Gold

b. Pencegahan dengan Penggunaan Bahan – Bahan Alami
• 60 gram daun bayam merah direbus dengan air secukupnya
• selanjutnya tambahkan 1 kuning telur ayam kampung
• ramuan tersebut dapat dimakan

Pengobatan
• Suplementasi zat besi diperlukan untuk meningkatkan hemoglobin (Hb) dan mengembalikan cadangan zat besi
• Contoh obat : Sulfat Ferosus
Glukonat Ferosus
Fumarat Ferosus
• Sedangkan obat yang paling murah dan efektif adalah sSulfat Ferosus

 Perawatan
a. Bimbingan nutrisi perlu diberikan kepada klien yang diet normalnya tidak adekuat
b. Mengurangi aktivitas yang berlebih dan istirahat yang cukup
c. Lakukan upaya untuk membersihkan pada daerah mulut sesering mungkin karena obat sulfat ferosus cendrung meninggalkan bekas didaerah gigi dan gusi

MEKANISME TERJADINYA ANDROPAUSE

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:46 PM 0 comments
PENGERTIAN ANDROPAUSE

Andropause adalah kondisi pria diatas usia tengah baya yang mempunyai kumpulan gejala tanda dan keluhan yang mirip dengan menopause pada wanita.

Istilah andropause berasal dari bahasa Yunani, Andro artinya pria sedangkan Pause artinya perhentian. Jadi secara harfiah andropause adalah berhentinya fungsi fisiologis pada pria.
Berbeda dengan wanita yang mengalami menopause, dimana produksi ovum. Produksi hormon estrogen dan siklus haid yang akan berhenti dengan cara yang relatif mendadak, pada pria penurunan produksi spermatozoa. Hormon testosteron dan hormon – hormon lainnya sedemikian perlahan.

MEKANISME TERJADINYA ANDROPAUSE
Mekanisme terjadinya andopause adalah karena menurunnya fungsi dari sistem reproduksi pria, yang selanjutnya menyebabkan penurunan kadar testoteron sampai dengan dibawah angka normal.

GEJALA ANDROPAUSE
Kumpulan gejala dan tanda yang timbul pada andropause antaa lain:
Gangguan Vasomotor: tubuh terasa panas, berkeringat, insomnia, rasa gelisah dan takut.
Gangguan fungsi kognitif dan suasana hati: mudah lelah, menurunnya motivasi, berkurangnya ketajaman mental/ institusi, keluha depresi, hilangnya rasa percaya diri, dan menghargai diri sendiri.
Gangguan Virilitas : menurunnya kekuatan dan berkurangnya tenaga, menurunnyakekuatan dan massa otot, kehilangan rambut tubuh, penumpukkan lemak pada daerah abdominal dan osteoporosis.
Gangguan Seksual : menurunnya minat terhadap seksual/ libido, perubahan tingkah laku dan aktivitas seksual, kualitas orgasme menurun, berkurangnya kemampuan ereksi/ disfungsi ereksi/ impotensi, berkurangnya kemampuan ejakulasi, dan menurunnya volume ejakulasi.

KAPAN GEJALA ANDROPAUSE MULAI TIMBUL ?
Gejala andropause dimulai pada umur 50 – 60 tahun. Tidak semua pria akan mengalami keluhan andropause.

PENYEBAB ANDROPAUSE
Penurunan hormon pada andropause terjadi secara perlahan sehingga sering kali tidak menimbulkan gejala.
Keluhan baru timbul jika ada penyebab lain :
• Faktor lingkungan :
a. bersifat fisik ; bahan kimia yang bersifat estrogenik yang sering digunakan dala rumah tangga
b. bersifat psikis ; suasana lingkungan, kebisingan, ketidaknyamanan.
• Faktor organik (perubahan hormonal) ; penyakit-penyakit tertentu dapat menyebabkan perubahan hormonal yang dapat mempercepat penurunan hormo estosteron. Seperti : diabetes mellitus, obesitas.
• Psikogenik ; sering dianggap sebagai faktor timbulnya berbagai keluhan.

PENANGANAN ANDROPAUSE
Pencegahan andropause teruama ditujukan agar si penderita dapat mengurangi keluhan maupun penderitaan saat masuk usia tua.
Dalam pencegahan ini, faktor psikologis tampaknya mempunyai peran yang sangat penting.
Pengobatan utama andropause adalah pemberian hormon pengganti. Pengobatan yang dilakukan hanyalah pemberianhormon testosteron

MATERI PENYULUHAN PERAWATAN MEDIS PADA PASIEN FEBRIS

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:42 PM 0 comments
A. Definisi
Kejang Demam (Febriel Confulsion) adalah bangkitan kejang yang terjadi pasa kenaikan suhu tubuh ( suhu rectal diatas 38 derajat celcius ) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium.
Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering dijumpai pada anak, terutama pada golongan anak umur 6 bulan sampai 4 tahun.
Hampir 3% dari anak yang berumur dibawah 5 tahun menderita kejang demam.

B. Etiologi
1. Infeksi
2. Kerusakan jaringan otak
3. Faktor lain yang bisa menyebabkan kelainan otak.

C. Tanda dan Gejala
1. Kenaikan suhu badan yang tinggi dan cepat
2. Serangan kejang terjadi dalam 24 jam pertama sewaktu demam dan berlangsung singkat
3. Setelah kejangb anak akan bangun dan akan sadar kembali setelah beberapa menit

D. Komplikasi
1. Meningitis
2. Epilepsi

E. Penatalaksanaan Medis
1. Beri obat yang diresepkan
2. Cegah terjadinya cedera saat terjadinya kejang demam

LEMBAR EVALUASI PENYULUHAN
PERAWATAN MEDIS PADA PASIEN FEBRIS
Pertanyaan
1. Apa pengertian dari kejang demam?
2. Sebutkan penyebab kejang demam?
3. Sebutkan tanda dan gejala kejang demam ?
4. Sebutkan komplikasi dari kejang demam?
5. Sebutkan penatalaksanaan medis pada pasien kejang demam?

10 Kunci Sukses Barbara Bartlein

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:39 PM 0 comments
Barbara Bartlein, R.N., M.S.W.
Adalah seorang lulusan Fakultas Hukum, George Washington University. Lalu bekerja sebagai pengacara pada law firm terkemuka di Midwest. Ditilik dari penampilannya, ia adalah wanita yang sukses dan berhasil. Namun, suatu saat di Senin pagi, ia mengajukan pengunduran diri dari posisinya. Hal ini tentu membingungkan banyak orang, namun keputusannya untuk keluar dari "jalur kesuksesan" itu didasari pada pendefinisian kembali makna "kesuksesan" baginya. Lebih lanjut, ia ingin menemukan sesuatu yang benar-benar ia inginkan.

Apakah anda adalah orang yang sukses? Berikut ini, beberapa ukuran kesuksesan yang mungkin berguna untuk mengukur kesuksesan anda.

Kesuksesan adalah:
1. Mendapat penghasilan yang baik dari pekerjaan yang ditunaikan dengan baik pula.
Bila anda menyelesaikan pekerjaan dengan baik, anda bisa merasakan kegairahan dalam pekerjaan itu dan menikmati apa yang sedang anda kerjakan. Penghasilan yang besar tidak banyak berarti bila anda tidak bisa menemukan kegembiraan dalam pekerjaan anda setiap harinya. Gaji yang anda terima semestinya bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari agar anda bisa memusatkan perhatian pada pekerjaan anda.

2. Mempunyai visi mengenai masa depan dan tujuan yang konsisten dengan visi tersebut.
Kehidupan kerja anda adalah untuk mengejar tujuan dengan penuh energi, daya cipta dan integritas. Tentu ada semacam ketegangan kreatif antara visi anda dan kenyataan saat ini sehingga anda perlu melakukan peregangan untuk meraihnya. Ketegangan kreatif ini memberi anda energi untuk menjaga momentum dan meraih tujuan anda satu per satu.

3. Memperoleh cinta dan penghormatan dari orang-orang di sekitar anda.
Berperilakulah sedemikian rupa sehingga anda berhak untuk mendapatkan cinta dan penghormatan dari orang-orang di sekitar anda. Dapatkan hal ini melalui kerja keras dan dedikasi. Jangan mencampur-adukkan antara "terkenal" dengan "terhormat". Terkadang keinginan anda untuk terkenal harus dikorbankan untuk mendapatkan kehormatan.

4. Memberikan sumbangsih pada masyarakat dengan sukarela.
Akuilah bahwa anda menerima sesuatu dari masyakat sekitar, maka dapatkan sebuah kesempatan untuk memberikannya kembali pada mereka. Hal ini bukan karena secara politis dibenarkan, namun karena anda mengakui sepenuh hati bahwa anda benar-benar mendapat karunia dan anugerah; karena berbagi pada sesama adalah sebuah penghargaan yang besar.

5. Menerima kegagalan dan penolakan, namun belajar darinya.
Dikatakan, ada dua tipe orang di dunia ini. Pertama, seseorang yang belajar dari kesalahan mereka sendiri. Dan mereka yang yang belajar dari kesalahan orang lain. Jauh lebih mudah bila anda tidak perlu membuat kekeliruan sendiri. Namun orang yang sukses adalah mereka yang belajar dari kegagalan dan tumbuh bersamanya.

6. Menghabiskan waktunya untuk melakukan apa yang ingin dilakukan.
Bisa menikmati setiap hari kerja adalah anugerah yang luar biasa. Seringkali tindakan yang sederhana dan tampak sepele memberikan kepuasan yang besar. Ingat, ada dua cara untuk menjadi kaya: mempunyai banyak uang, atau memiliki keinginan yang sederhana.

7. Mempunyai gaya hidup yang sehat secara fisik.
Pepatah yang mengatakan, "lebih awal tidur, lebih awal bangun, membuat orang jadi sehat, kaya, dan bijak" tetaplah berlaku. Banyak orang lebih memperhatikan mobilnya ketimbang tubuhnya sendiri, padahal kesehatan adalah hadiah yang tidak bisa kita beli. Ingat pula aturan emas mengenai kesehatan yang berbunyi, "jangan makan, minum atau tidur sebanyak yang kita maui."

8. Menjaga kehidupan spiritual.
Akuilah bahwa hidup ini sebuah anugerah dari Allah SWT. Cari dan ikuti petunjuk-Nya sehingga anda bisa menjalani hidup ini dengan baik dan terus maju.

9. Berusaha untuk meraih kesempurnaan, namun jangan harapkan itu dari diri anda atau orang lain.
Tetaplah berusaha untuk meraih kesempurnaan dengan melakukan perbaikan. Akui bahwa goal anda tidaklah sempurna. Hidup ini adalah sebuah proses penyempurnaan yang terus-menerus. Daripada mengharapkan kesempurnaan dari orang lain, lebih baik anda melihat keberhasilan yang diraih oleh orang lain dan berikan mereka pengakuan yang positif.

10. Mempercayai bahwa anda adalah seseorang yang sukses.
Pikiran yang positif adalah alat yang ampuh. Anda menjadi apa yang anda pikirkan. Bila anda percaya anda bisa, anda memperoleh "rewards" dari pikiran anda.

Ada banyak jalan menuju kesuksesan, dan itu haruslah dirancang oleh diri anda sendiri. Setiap jalan pasti meliputi kesempatan dan resiko. Pastikan bahwa anda tahu apa makna keberhasilan bagi anda. Henry Kissinger berujar, "Bila anda tak tahu kemana anda sedang melangkah, maka semua jalan takkan membawa anda kemana-mana."


(Barbara Bartlein, R.N., M.S.W., Success Matters - Ten Measures of Success)



KEBUTUHAN ELIMINASI BAK DAN KESEIMBANGAN CAIRAN

Posted By Revolusi Pendidikan On 7:27 PM 0 comments
1. Eliminasi atau pengeluaran air kecil merupakan suatu proses pembuangan sisa-sisa metabolisme tubuh.
Pengeluaran cairan urin atau air kencing tergantung kepada berfungsinya organ : Ginjal, Ureter, Kandung Kemih dan Uretra

2. Pengertian Keseimbangan Cairan
Keseimbangan cairan adalah keseimbangan antara pemasukan cairan (intake) dan pengeluaran cairan (output).
Masukan cairan orang dewasa normalnya adalah 1500 ml sampai 3500 ml.
Pengeluaran cairan orang dewasa normalnya adalah 1500 ml.

3. Dampak dari Ketidakseimbangan Cairan
- Kekurangan jumlah cairan yang akan menyebabkan kehidupan sel terganggu
- Kelebihan jumlah cairan yang akan menyebabkan pembengkakan atau oedema terutama pada mata dan pergelangan kaki

4. Cara Menjaga Keseimbangan Cairan
Masukan cairan yang cukup dengan minum ± 1500 ml per hari

PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN (GASTRITIS)

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:40 PM 0 comments
A. Pendahuluan

Saluran pencernaan mempunyai fungsi yang sederhana yaitu membuat persediaan makanan tersedia bagi tubuh dan memungkinkan pengeluaran kelebihan makanan yang tidak dibutuhkan. Tugas lambung adalah mengubah berbagai macam campuran makanan yang dimasukkan menjadi semacam sup kental yang dapat dipindahkan ke dalam bagian saluran pencernaan berikutnya.

B. Pembagian Klinis dari Gastritis
1. Gastritis Akuta adalah inflamasi akut dari lambung, biasanya terbatas pada mukosa.Gastritis akuta dapat dibagi atas dua golongan besar, yaitu:
a. Gastritis Eksogen Akuta:
Gasrtitis Eksogen Simpel
Gastritis Akuta Korosiva
b. Gastritis Endogen Akuta:
Gastritis Infeksiosa Akuta
Gastritis Flekmonos Akuta

2. Gastritis Kronika sebagai akibat kerusakan mukosa lambung oleh karena alkohol. Ada tiga tipe dari gastritis kronika, yaitu:
a. Gastritis Superfisialis
b Gastritis Atrofikans Kronika
c. Gasrtitis Hipertropikans Kronika

C. Penyebab-penyebabnya
Semua makanan yang digoreng.
Teh atau kopi yang kental.
Minuman berbuih.
Alkohol dan rokok.
Makanan berlemak.
Makanan pedas Acar, kari, lada.
Kacang polong, kol, lobak, dan mentimun.
Buah-buahan yang belum masak.
Makanan yang terlalu pedas atau trlalu dingin.
Roti, biskuit atau gandum yang sudah keras.
Makanan yang terlalu pedas atau terlalu dingin.
Roti, biskuit atau gandum yang sudah keras.
Kacang-kacangan atau buah-buahan karing.
Makanan yang liat (misal daging) yang tidak mudah dikunyah dengan mudah.


D. Sikap atau Tindakan yang Harus Dilakukan
Lambung akan jauh lebih sehat bila anda mengendalikan kembali pusat pusat pengendalian nafsu makan anda dengan makan ketika anda merasa lapar, berhenti bila anda merasa kenyang, makan makanan kecil lebih sering, dan bukannya sesekali mengisi perut dengan makanan yang banyak sekali.

Aturan-aturan untuk kebiasaan makan yang lebih baik:
1. Makanlah perlahan-lahan.
2. Jangan lah mencoba makan sementara anda membaca atau menonton TV.
3. Cobalah rasakan setiap suap makanan yang anda santap.
4. Cobalah dan masukanlah sesendok makanan yang tidak penuh kedalam mulut anda.
5. Jika anda seorang yang suka makan dengan cepat, turunkanlah garpu dan sendok anda sesudah menyuap makanan.
6. Jangan biarkan orang lain memaksa anda makan bila anda tidak lapar atau jika anda tidak ingin menambah.
7. Ingatlah bahwa makan yang teratur lebih baik bagi anda daripada makan yang tidak teratur.
8. Bila anda selesai makan, istirahatlah sebentar.
9. Cobalah temukan jenis makanan yang paling mengganggu lambung anda, dan hindarilah.

Pengertian Nafas Dalam & Cara Latihan Nafas Dalam

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:34 PM 0 comments
1. Pengertian Nafas Dalam
Pernafasan merupakan kagiatan bernafas di-mana kegiatan tersebut mencakup peng-ambilan oksigen dan pengeluaran karbon-dioksida.

2. Kegunaan Nafas Dalam
Untuk mengatasi nyeri
Dapat mendeteksi pola nafas efektif atau tidak efektifnya
Dapat mengetahui ada/tidaknya ke-rusakan pada pertukaran gas (bila ada secret dan lain – lain)
Menghindari resiko terhadap aspirasi
Seperti :  sesak (-)
 Wheezing (-)
 Ronchi (-)

3. Cara Latihan Nafas Dalam
Teori relaksasi nafas dalam :
a. Klien menarik nafas dalam dan me-nahannya di dalam perut.
b. Secara perlahan – lahan keluarkan udara dan rasakan tubuh menjadi kendor dan rasakan betapa nyamannya hal tersebut.
c. Pasien bernafas beberapa kali dengan irama normal.
d. Pasien menarik nafas dalam lagi dan menghembuskannya perlahan – lahan dan membiarkan hanya kaki dan telapak kaki yang kendor. Perawat minta pasien untuk mengkonsentrasikan pikiran pasien pada kakinya yang terasa ringan dan hangat.
e. Pasiem mengulang langkah 4 dan mengkonsentrasikan pikiran pada lengan, perut, punggung dan kelompok otot – otot yang lain.
f. Setelah pasien merasa relaks, pasien dianjurkan bernafas secara pelan – pelan. Bila nyeri menjadi hebat, pasien dapat bernafas secara dangkal dan cepat..

Variabel Utama Atribut Produk

Posted By Revolusi Pendidikan On 3:11 PM 0 comments
Kotler dan Amstrong mengelompokan atribut produk pada tiga unsur penting (Kotler & Amstrong 2001:299), yaitu:

>> Kualitas Produk (Product Quality)
Kualitas produk (Product Quality) adalah kemampuan suatu produk memberikan kinerja sesuai dengan fungsinya (seperti ketahanan, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan perbaikannya). Kualitas dipandang mempunyai peranan yang sangat penting dari segi konsumen maupun produsen. Bagi konsumen, dengan semakin meningkatnya kualitas suatu produk akan semakin meningkatkan kepuasan terhadap barang yang ditawarkan produsen. Bagi produsen, semakin meningkatnya kualitas produk yang dihasilkan berarti terjadi peningkatan pangsa pasar dan kemampuan peningkatan atau penciptaan laba.
Kualitas produk memiliki dua dimensi, yaitu tingkatan (level) dan konsistensi. Hal ini berarti bahwa suatu produk dikatakan berkualitas apabila memenuhi dua dimensi ini, yaitu produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan disampaikan secara konsisten dari waktu ke waktu.

>> Fitur Produk (Product Features)
Fitur produk (Product Features) adalah alat untuk bersaing yang membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya (ciri-ciri yang memberikan tambahan manfaat suatu produk). Pada umumnya, ciri-ciri yang melekat pada suatu produk merupakan hasil dari pengembangan dan penyempurnaan secara terus-menerus.
Untuk dapat mengetahui apa yang sedang digemari dan dibutuhkan pelanggan, perusahaan hendaknya melakukan survey secara periodik dengan mencari tentang tingkatan kesukaan pelanggan terhadap produk yang ditawarkan, fitur yang paling disukai dari produk, fitur yang dapat memperbaiki kinerja produk, dan biaya yang pantas dikeluarkan untuk memanfaatkan fitur-fitur tersebut.

>> Desain Produk (Product Design)
Cara lain untuk menambah nilai bagi pelanggan adalah melalui rancangan produk yang berbeda. Rancangan memiliki konsep yang lebih luas dibandingkan gaya (Style). Gaya lebih menonjolkan pada aspek penampilan tanpa melihat kinerja produk. Gaya belum tentu menambah kenyamanan bahkan tidak jarang dengan model mutakhir menggangu kenyamanan penggunaan utama suatu produk. Desain mempertimbangkan faktor-faktor selain penampilan yang menarik. Desain dapat meningkatkan kinerja suatu produk. Desain yang baik dapat menarik perhatian konsumen, memperbaiki kinerja produk, mengurangi biaya produksi, dan menambah keunggulan bersaing.


Imunisasi Dasar (wajib) & yang dianjurkan

Posted By Revolusi Pendidikan On 1:38 PM 0 comments
Imunisasi Dasar (wajib)
1. BCG
♥ Untuk mencegah penyaakit TBC (batuk darah)
♥ Diberikan pada saat usia bayi lahir – 2 bulan, tetapi yang paling efektif pada usia 2 bulan.
2. DPT
♥ Untuk mencegah difteri (radang tenggorokan), pertusis (batuk rejan/batuk 100 hari), dan tetanus (kejang).
♥ Diberikan sebanyak 3x yaitu pada saat usia bayi 3 bulan, 4 bulan, dan 5 bulan.
C. 3. Polio
♥ Untuk mencegah penyakit polio
♥ Diberikan sebanyak 4x yaitu pada saat usia anak ketika lahir, 3 bulan, 4 bulan, dan 5 bulan.
3. Campak
♥ Untuk mencegah penyakit campak
♥ Diberikan 1x pada saat usia anak 9 bulan.
4. Hepatitis B
♥ Untuk mencegah penyakit Hepatitis B
♥ Diberikan 3x yaitu pada saat usia bayi 1 bulan, 2 bulan, dan 12 bulan.

♥♥ Imunisasi Anjuran
1. HIB (Haemophilus Influenza Type B)
2. MMR (Mumps/gondong, Measles/campak, Rubella/cacar jerman)
3. Thypoid
4. Varicella (cacar air)
5. Hepatitis A

Pengujian Sifat-sifat Monosakarida dan Oligosakarida secara kualitatif

Posted By Revolusi Pendidikan On 1:30 PM 0 comments
Monosakarida
Monosakarida ialah karbohidrat yang sederhana, dalam arti molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom karbon saja dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis dalam kondisi lunak menjadi karbohidrat lain. Nama gula aldosa dan ketosa menunjukkan ciri kimia bentuk yang mereduksi dari gula itu. Monosakarida mempunyai sifat dapat mereduksi, terutama dalam suasana basa Untuk mengenal monosakarida lebih lanjut, berikut ini beberapa monosakarida.
a. Glukosa
Glukosa adalah suatu aldoheksosa dan sering disebut dekstrosa. Di alam, glukosa terdapat dalam buah-buahan dan madu lebah. Dalam alam glukosa dihasilkan dari reaksi antara karbondioksida dan air dengan bantuan sinar matahari dan klorofil dalam daun, atau yang disebut dengan peristiwa fotosintesis.
Dalam praktikum uji kemanisan relatif, glukosa diberi nilai 80 yang artinya bahwa glukosa masih kalah manis dibanding Sukrosa yang menjadi patokan dengan nilai 100. Dalam uji benedict, glukosa yang diteteskan dalam larutan benedict berubah warna menjadi hijau ada endapan merah bata hal ini terjadi karena larutan Benedict terdiri dari Cu-sulfat. Apabila ia di didihkan dalam gula monosakarida, gula itu akan “menurunkan” larutan asal untuk menjadi kuprum oksida (CuO). Dalam uji barfoed, glukosa tidak mengalami perubahan hal ini menunjukan bahwa glukosa adalah monosakarida. Begitu pun halnya pada seliwanoff, glukosa tidak mengalami perubahan.
b. Fruktosa
Madu lebah selain glukosa juga mengandung fruktosa. Fruktosa adalah suatu ketoheksosa yang sering disebut juga levulosa. Fruktosa mempunyai rasa lebih manis daripada glukosa, juga lebih manis dari sukrosa.
Dalam praktikum uji kemanisan relative, fruktosa diberi nilai 120. Ketika fruktosa di uji dengan benedict, fruktosa yang diteteskan kemudian dipanaskan berubah menjadi terdapat endapan merah. Dalam uji barfoed, fruktosa tidak mengalami perubahan hal ini menunjukan bahwa fruktosa adalah monosakarida. Fruktosa dapat di bedakan dari glukosa dengan pereaksi seliwanoff. Dengan pereaksi ini mula-mula fruktosa diubah menjadi hidroksimetilfurfural yang selanjutnya bereaksi dengan resorsinol membentuk senyawa yang berwarna merah. Pereaksi seliwanoff ini khas untuk menunjukkan adanya ketosa. Fruktosa berikatan dengan glukosa membentuk sukrosa.

Oligosakarida
Senyawa yang termasuk Oligosakarida mempunyai molekul yang terdiri atas beberapa molekul monosakarida. Dua molekul monosakarida yang berikatan satu sama lain, membentuk satu molekul disakarida. Oligosakarida yang terdapat paling banyak di alam adalah disakarida.
a. Sukrosa
Sukrosa adalah gula yang kita kenal sehari-hari, baik baik yang berasal dari tebu atau dari bit, sukrosa terdapat pula dalam tumbuhan, misalnya dalam buah nanas dan dalam wortel. Sukrosa merupakan oligosakarida. Dengan hidrolisis sukrosa akan terpecah menjadi glukosa dan fruktosa. Sukrosa tidak mempunyai sifat dapat mereduksi ion-ion Cu++ atau Ag+ .
Dalam praktikum uji kemanisan relative, Sukrosa diberi nilai 100. Ketika sukrosa di uji dengan benedict, kemudian dipanaskan warnanya berubah menjadi orange. Hal ini terjadi karena sukrosa dapat mereduksi ion Cu++ . dalam uji barfoed sukrosa tidak mengalami perubahan. Begitu pula dalam uji seliwanoff, tidak terjadi perubahan.
b. Maltosa.
Maltosa adalah suatu disakarida yang terbentuk dari dua molekul glukosa. Maltosa masih mempunyai sifat mereduksi. Maltosa mudah larut dalam air dan mempunyai rasa lebih manis daripada laktosa, tetapi kurang manis daripada sukrosa. Hal ini terbukti dalam uji kemanisan relative dimana maltosa diberi nilai 70.
Dalam uji benedict, maltosa terjadi endapan kuning.hal ini terjadi karena maltosa mempunyai sifat mereduksi. Dalam uji barfoed pun maltosa mengalami sedikit endapan, hal ini menunjukkan maltosa sebagai disakarida. Pada uji seliwanoff, maltosa berubah warna menjadi merah.
c. Laktosa
Laktosa bila dihidrolisis akan menghasilkan galaktosa dan glukosa.Laktosa pun masih mempunyai sifat mereduksi. Dalam susu terdapat laktosa yang sering disebut gula susu. Pada wanita yang sedang menyusui, lakyosa kadang-kadang terdapat dalam urine dengan konsentrasi rendah. Laktosa memiliki rasa yang kurang manis.
Dalam uji benedict, laktosa terjadi endapan. hal ini terjadi karena laktosa mempunyai sifat mereduksi.pada uji barfoed laktosa terjadi endapan. Sedangkan pada uji seliwanoff laktosa tidak mengalami perubahan.

KESIMPULAN.
1. Kandungan pectin dalam tanaman sangat bervariasi baik berdasarkan jenis tanamannya maupun dari bagian-bagian jaringannya.
2. Pektin dapat bereaksi dengan CaCl2 membentuk garam pektinat (Ca-pektat)
3. Pektin merupakan merupakan polimer dari asam D-galakturonat yang dihubungkan oleh ikatan รข -1,4 glikosidik.
4. Karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida, oligosakarida, serta polisakarida.
5. Beberapa uji kualitatif yang umum digunakan meliputi antara lain uji Benedict (uji untuk gula reduksi), uji Barfoed (uji untuk membedakan monosakarida dalam sistem yang mengandung disakarida), dan uji Seliwanoff (uji untuk membedakan ketosa).
6. Sejumlah uji kualitatif telah dikembangkan untuk mengidentifikasi berbagai jenis gula. Umumnya uji ini didasarkan atas perubahan warna.

DAFTAR PUSTAKA

DeMan, John M, PhD. 1997. Kimia Makanan. Penerbit ITB : Bandung
Winarno, F. G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta
Poedjiadi, Anna. 1994, Dasar – Dasar Biokimia. Jakarta : Universitas Indonesia




Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi

Posted By Revolusi Pendidikan On 2:27 AM 0 comments
IMUNISASI
Definisi
Sistem imun adalah sistem kekebalan tubuh, sedangkan imunisasi adalah suatu tindakan untuk memberikan perlindungan atau kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu melalui pemberian vaksin. Vaksin adalah suatu obat yang diberikan untuk membantu mencegah suatu penyakit. Vaksin membantu tubuh untuk menghasilkan antibodi. Antibodi ini berfungsi melindungi tubuh terhadap penyakit.

Tujuan Pemberian Imunisasi
Untuk melindungi dan mencegah terhadap penyakit-penyakit menular yang sangat berbahaya bagi bayi dan anak.

Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi
Penyakit yang terpenting dan diwajibkan untuk dicegah yaitu:
1. Tuberkolosis (TBC)
2. Difteri
3. Pertusis (Batuk rejan)
4. Tetanus
5. Poliomielitis
6. Campak
7. Hepatitis







Masalah Keperawatan yang muncul berdasarkan patofisiologi amputasi

Posted By Revolusi Pendidikan On 5:47 PM 0 comments
Masalah Keperawatan yang muncul berdasarkan patofisiologi amputasi,beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Nyeri
Karena terjadi fraktur maka nyeri akan muncul sebagai penyerta trauma
2. Gangguan integritas kulit
Bila terjadi trauma maka integritas kulit akan terganggu
3. Perubahan cairan tubuh (shock-hipovolemik)
Dengan trauma kemungkinan besar terjadi perdarahan dan gangguan cairan tubuh
4. Diskontinuitas jaringan (tulang)
5. Perubahan pola aktivitas
Dengan fraktur maka nyeri akan muncul dan immobilitas akan sangat mengganggu pola aktifitas
6. Resiko tinggi konstipasi
Perubahan pola aktivitas akan mempengaruhi juga perubahan peristaltik usus
7. Resiko infeksi
8. Gangguan konsep diri
Muncul karena klien tidak bisa menerima keadaan dirinya

Pemeriksaan fisik yang perlu dilakuuan adalah:
1. Bising usus
2. Laju endap darah
3. Darah lengkap
4. Foto rongent

Diagnosa keperawatan yang muncul;
1. Resiko konstipasi berhubungan dengan penurunan peristaltik usus terhadap perubahan pola aktivitas
• Kaji bising usus
• Memberikan diit seimbang
• Masukan cauran yang adekuat
• Waktu teratur untuk defekasi
• Stimulasi lingkungan yang mendukung
• Beritahu dokter bila bising usus tidak terdengar dalam 6-10 jam

2. Gangguan kerja diri / penampilan peran s/d kehilangan bagian tubuh.
• Kaji / pertimbangan persiapan pasien dan pandangan terhadap amputasi
• Dorong ekspresi ketakutan, perasaan negatif , dan kehilangan bagian tubuh
• Kaji derajat dukungan yang ada untuk pasien
• Berikan lingkungan yang terbuka pada pasien untuk mendiskusikan masalah
• Perhatikan perilaku menarik diri , membicarakan diri tentang hal negatif