Download Materi Kuliah Keperawatan - Gratis

RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Berlangganan Artikel via E-Mail:
 
Showing posts with label Ilmu Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Ekonomi. Show all posts

Dua Istilah Defisit Anggaran

Posted By Revolusi Pendidikan On 2:11 PM 0 comments
Dalam tampilan APBN, dikenal dua istilah defisit anggaran, yaitu: 
1. Keseimbangan primer (primary balance) dan 
2.Keseimbangan umum (overall balance). 
Keseimbangan primer adalah total penerimaan dikurangi belanja tidak termasuk pembayaran bunga. 
Keseimbangan umum adalah total penerimaan dikurangi belanja termasuk pembayaran bunga.

Singkat dan Padat, ada yang mau nambahin, saya cuplik dari tugas kuliah teman nih....






Pengertian Defisit dan Surplus

Posted By Revolusi Pendidikan On 2:08 PM 26 comments
Defisit atau surplus merupakan selisih antara penerimaan dan pengeluaran. Pengeluaran yang melebihi penerimaan disebut defisit
sebaliknya, penerimaan yang melebihi pengeluaran disebut surplus

Ada yang mau nambahin, silahkan berikan komentar





Definisi Loyalitas

Posted By Revolusi Pendidikan On 2:41 AM 1 comments
Definisi loyalitas menurut Petricia Wellington (1998 : 171) adalah sebagai berikut :
“ Pelanggan yang loyal cenderung berbelanja lebih banyak ketimbang pelanggan baru yang loyalitasnya belum terbukti”.
Dari definisi di atas terlihat bahwa loyalitas lebih ditunjukan kepada suatu perilaku yang ditunjukan dengan pembelian rutin.
Selajutnya Griffin (1995 : 13) mengemukakan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh perusahaan apabila memiliki konsumen yang loyal antara lain :
1 Mengurangi biaya pemasaran karena biaya untuk menarik konsumen baru mahal
2 Mengurangi biaya transaksi seperti biaya negosiasi, kontrak, pemrosesan pesanan dan lain-lain
3 Mengurangi biaya turn over konsumen karena penggantian konsumen yang lebih sedikit
4 Meningkatkan penjualan silang yang akan memperbesar pangsa pasar perusahaan
5 Word of mouth yang lebih positif, dengan asumsi bahwa konsumen yang loyal juga berarti mereka yang merasa puas
6 Mengurangi biaya kegagalan seperti biaya penggantian.

Pengertian Pasar Modal

Posted By Revolusi Pendidikan On 5:17 AM 0 comments
Pasar modal berusaha mempertemukan penjual dan pembeli modal atau dana. “Pasar modal sebagai suatu kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (Undang- undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995)” (Anatoli, 2004 : 17).

Secara formal pasar modal bisa didefinisikan sebagai pasar untuk berbagai instrumen keuangan (sekuritas) jangka panjang yang bisa diperjual belikan, baik dalam bentuk hutang ataupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. (Suad Husnan, 1993:1)

Pengertian Motivasi Kerja

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:47 PM 0 comments
Pengertian Motivasi Kerja
Motivasi kerja menurut Mc Cormick yang telah dikutip oleh Anwar Prabu Mangkunagara (2000 : 94) adalah :
“Work motivation is defined as conditions which influence the aurosal, direction and maintence of behaviors relevant in work settings "
artinya motivasi kerja di definisikan sebagai sebagai kondisi yang berpengaruh membangkitkan,mengarahkan dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan kerja

Sifat-sifat Kualitas Jasa

Posted By Revolusi Pendidikan On 12:39 AM 0 comments
Penawaran perusahaan ke pasar biasanya mencangkup beberapa jasa. Komponen jasa dapat menjadi bagian kecil atau bagian utama dari keseluruhan penawaran. Sebenarnya penawaran dapat direntangkan dari barang murni pada satu sisi lain ke jasa murni pada sisi yang lain. 
Kategori penawaran menurut Philip Kotler, Swee Hoon Aang, Slew Meng Leon dan Ching Tiong Tan (2000 : 261) dapat dibedakan menjadi lima kategori, yaitu :
1. Barang berwujud fisik murni ( A Pure Tangible Goods)
Disini penawaran terutama dari barang berwujud seperti sabun, pasta gigi atau garam. Tidak ada jasa yang menyertai produk itu.

2. Barang Berwujud dengan jasa pendamping ( A Tangible Goods with Accompanying Service)
Disini penawaran terdiri dari barang berwujud yang disertai dengan satu atau lebih jasa untuk mempertinggi daya tariknya bagi konsumen

3. Hibrid (A Hybrid)
Disini penawaran terdiri dari barang dan jasa dengan komposisi berimbang.

4. Sebuah jasa utama dengan barang dan jasa pendamping ( A Major Services with Accompanying Minor Goods and Services)
Disini penawaran terdiri dari sebuah jasa utama bersama-sama dengan jasa tambahan dan atau barang pendukung.

5. Jasa Murni (A Pure Services)
Disini penawaran utama terdiri dari jasa.
Sedangkan menurut Lavelock sebagaimana yang dikutip oleh Fandy Tjiptono dalam bukunya yang berjudul Strategi Pemasaran (2000:134) jasa dapat dikalasifikasikan berdasarkan lima criteria sebagai berikut :
1. Berdasarkan sifat tindakan jasa
2. Berdasarkan hubungan dengan pelanggan
3. Berdasarkan tingkat Customization dan Judgment dalam penyampaian jasa
4. Berdasarkan sifat permintaaan dan penawaran jasa
5. Berdasarkan metode penyampaian jasa

Variabel Utama Atribut Produk

Posted By Revolusi Pendidikan On 3:11 PM 0 comments
Kotler dan Amstrong mengelompokan atribut produk pada tiga unsur penting (Kotler & Amstrong 2001:299), yaitu:

>> Kualitas Produk (Product Quality)
Kualitas produk (Product Quality) adalah kemampuan suatu produk memberikan kinerja sesuai dengan fungsinya (seperti ketahanan, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan perbaikannya). Kualitas dipandang mempunyai peranan yang sangat penting dari segi konsumen maupun produsen. Bagi konsumen, dengan semakin meningkatnya kualitas suatu produk akan semakin meningkatkan kepuasan terhadap barang yang ditawarkan produsen. Bagi produsen, semakin meningkatnya kualitas produk yang dihasilkan berarti terjadi peningkatan pangsa pasar dan kemampuan peningkatan atau penciptaan laba.
Kualitas produk memiliki dua dimensi, yaitu tingkatan (level) dan konsistensi. Hal ini berarti bahwa suatu produk dikatakan berkualitas apabila memenuhi dua dimensi ini, yaitu produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan disampaikan secara konsisten dari waktu ke waktu.

>> Fitur Produk (Product Features)
Fitur produk (Product Features) adalah alat untuk bersaing yang membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya (ciri-ciri yang memberikan tambahan manfaat suatu produk). Pada umumnya, ciri-ciri yang melekat pada suatu produk merupakan hasil dari pengembangan dan penyempurnaan secara terus-menerus.
Untuk dapat mengetahui apa yang sedang digemari dan dibutuhkan pelanggan, perusahaan hendaknya melakukan survey secara periodik dengan mencari tentang tingkatan kesukaan pelanggan terhadap produk yang ditawarkan, fitur yang paling disukai dari produk, fitur yang dapat memperbaiki kinerja produk, dan biaya yang pantas dikeluarkan untuk memanfaatkan fitur-fitur tersebut.

>> Desain Produk (Product Design)
Cara lain untuk menambah nilai bagi pelanggan adalah melalui rancangan produk yang berbeda. Rancangan memiliki konsep yang lebih luas dibandingkan gaya (Style). Gaya lebih menonjolkan pada aspek penampilan tanpa melihat kinerja produk. Gaya belum tentu menambah kenyamanan bahkan tidak jarang dengan model mutakhir menggangu kenyamanan penggunaan utama suatu produk. Desain mempertimbangkan faktor-faktor selain penampilan yang menarik. Desain dapat meningkatkan kinerja suatu produk. Desain yang baik dapat menarik perhatian konsumen, memperbaiki kinerja produk, mengurangi biaya produksi, dan menambah keunggulan bersaing.