Download Materi Kuliah Keperawatan - Gratis

RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Berlangganan Artikel via E-Mail:
 
Showing posts with label Ilmu Gizi. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Gizi. Show all posts

Akibat yang di timbulkan dari gizi buruk

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:50 PM 0 comments
a. Perkembangan mental dan otak menjadi terhambat
b. Kekurangan gizi pada masa emas/golden periode (0-3 thn)

c. Otot tidak akan berkembang sebagaiman anak yang sehat dan kondisi ini akan sukar untuk dipulihkan kembali dan dampak terhadap pertumbuhan anak menjadi vital karena otak adalah salah satu “asset” yang vital bagi anak akan menjadi manusia yang berkualitas. Adapun dampak jangka pendek dari kekurangan gizi terhadap perkembangan anak adalah apatis (acuh) dan gangguan bicara. Sedangkan jangka panjangnya seperti penurunan intelektual, penurunan perkembangan kognitif, gangguan pemusatan perhatian, penurunan integritas sensori dan penurunan rasa percaya diri.

d. Namun pada umumnya penderita kekurangan gizi sering disertai juga penyakit infeksi seperti TBC paru, radang paru, disentri, juga disertai perubahan-perubahan organic yang permanent seperti pada jantung, pancreas, hati, dan lain-lain. (Irianto Kus; 2004. Struktuk dan Fungsi Tubuh Manuasia )

Nutrisi Pada Klien Dengan Hipertensi

Posted By Revolusi Pendidikan On 7:50 PM 0 comments
1. Karbohidrat
Makanan yang boleh dimakan
Beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, makanan yang diolah dari bahan makanan di atas tanpa garam dapur dan soda seperti makaroni, mie, bihun, roti, biskuit, kue kering
Makanan yang tidak boleh dimakan/dikurangi
Roti, biskuit, dan kue-kue yang dimasak dengan garam dapur atau soda

2. Protein hewani
Makanan yang boleh dimakan
Daging dan ikan maksimum 100 gr sehari, telur maksimum 1 butir sehari, susu maksimum 200 gr sehari
Makanan yang tidak boleh
Otak, ginjal, lidah, sarden, keju, daging, ikan, telur yang diawet dengan garam dapur, daging asap, dendeng, abon, ikan asin, ikan kaleng, koenet, ebi, udang kering, telur asin, telur pindang

3. Protein nabati
makanan yang boleh :
Semua kacang-kacangan dan hasilnya yang diolah dan dimasak tanpa garam
makanan yang tidak boleh
Keju, kacang tanah, semua kacang-kacangan dan hasilnya yang dimasak dengan garam dapur, termasuk kecap

4.Sayuran
makanan yang boleh :
Semua sayuran segar, sayuran yang diawet tanpa garam dapur, soda
makanan yang tidak boleh:
Sayuran yang diawet dengan garam dapur, sayur kaleng, sawi asin, asinan, acar

5. Buah-buahan
Makanan yang boleh:
Semua buah-buahan segar, buah yang diawet tanpa garam dapur, soda
Makanan yang tidak boleh :
Buah yang diawet dengan garam dapur

6. Lemak
makanan yang boleh :
Minyak, margarin tanpa garam, mentega tanpa garam
Makanan yang tidak boleh :
Margarin dan mentega biasa

7. Bumbu-bumbu
Yang Boleh :
Semua bumbu segar dan kering yang tidak mengandung garam dapur
Yang tidak boleh :
Garam dapur, baking powder, soda kue, vetsin dan bumbu yang mengandung garam dapur; kecap, terasi, saos, tauco, petis

Diambil dari catatan kuliah....intinya menurut saya Garamnya dikurangi kalau masak dan perhatikan menu-menu diatas


GIZI PADA LANSIA HIPERTENSI

Posted By Revolusi Pendidikan On 6:36 PM 0 comments
A. Kandungan Gizi Yang Diperlukan Lansia
1. Karbohidrat
Fungsi karbohidrat adalah penyedia energi. Pada lansia konsumsi gula dibatasi karena:
a. Gula tidak mengandung gizi kecuali zat tenaga. Sedangkan pada lansia konsumsi zat zat gizi lain seperti vitamin, protein dan mineral diutamakan untuk mencegah proses penurunan fungsi tubuh.
b. Gula cepat diserap (absorpsi) sehingga mengakibatkan perubahan kadar gula darah dan memungkinkan terjadinya obesitas (kegemukan) dan diabetes.
Makanan yang boleh: Beras, kentang, singkong, terigu, gula yang diolah tanpa garam seperti macaroni, mie, biscuit dll.
Makanan yang tidak boleh: Roti, biscuit dan kue yang dimasak dengan garam dapur.

2. Protein
Fungsi dari protein sebagai zat pembangun dari sel tubuh.
Pada lansia sebaiknya memilih daging unggas-unggasan daripada daging sapi atau kambing dan hendaknya tidak makan lebih dari 2 potong daging pada sehari.
Makanan yang boleh: daging, ikan telur dan susu, semua kacang-kacangan dan sayuran.
Makanan yang tidak boleh: ikan asin, keju, kornet, ebi, telur asam, pindang, dendeng, udang, kacang tanah dan sayuran yang dimasak/ diawetkan dengan garam dapur.

3. Lemak
Lemak berfungsi sebagai pelarut vitamin A,D,E dan K, membentuk tekstur makanan dan memberi rasa kenyang yang lama. Lemak juga berfungsi sebagai cadangan energi.
Pada lansia lemak sebaiknya dibatasi , mengingat:
a. Berkurangnya aktifitas tubuh sehingga kebutuhan energi juga menurun.
b. Berkurangnya produksi enzim mengakibatkan pencernaan lemak tidak sempurna, s3ehingga membebani usus dan lambung yang akan mengakibatkan gangguan pada usus.
c. Lemak dengan kandungan asam lemak jenuh yang tinggi memicu penyakit jantung dan pembuluh darah.
d. Kelebihan lemak akan disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk timbunan lemak yang menyebabkan kegemukan.
e. cenderung mengakibatkan kanker usus.
f. Makanan yang boleh: minyak margarine dan mentega tanpa garam.
g. Makanan yang tidak boleh: margarine dan mentega biasa


4. Vitamin
Fungsi dari vitamin yaitu untuk mempercepat metbolisme, mempertahankan fungsi jaringan tubuh dan mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan jaringan.
Pada lansia vitamin sangat penting, terutama vitamin B1 agar tubuh selalu bugar. Contoh makanan: beras merah
Makanan yang boleh: semua buah yang tidak diawtkan garam/ soda, air putih.
Makanan yang tidak boleh: durian, buah-buahan yang diawtkan oleh garam dan soda, kopi dan coklat.


5. Mineral dan Air
Fungsi dari mineral yaitu pembentukan jaringan tubuh, memelihara keseimbangan asam basa dll.
Pada lansia, kalsium sangat penting karena , terutama lansia wanita mudah terjadi ostoporosis akibat menopause. Contoh makanan yang tingggi kalsium adalah susu, ikan yang dimakan dengan tulangnya, sayuran hijau, kedelai dan rumput laut.
Lansia hendaknya minum 6-8 gelas sehari mengingat fungsi ginjal menurun dan melancarkan BAB.
Lansia hendaknya mengurangi natrium dengan cara membatasi garam dapur.
6. Serat
Serat tidak dapat dicerna, maka serat tidak mengandung gizi tetapi tetap dibutuhkan untuk mencegah sembelit, wasir, kanker usus, penyakit jantung dan kegemukan bila kekurangan serat.
Serat ada 2 jenis:
a. Larut dalam air yang berfungsi mengikat kolesterol
b. Tdak larut dalam air yang berfungsi melancarkan BAB.

B. Petunjuk Penggunaan Garam untuk Penderita hipertensi
Untuk penderita hipertensi terdapat 3 diet:
a. Diet rendah garam 1 : untuk penderita hipertensi berat dianjurkan untuk tidak menambahkan garam dapur dalam makanan.
b. Diet rendah garam II: Ditujukan untuk penderita hipertensi sedang (100-114 mmHg). Garam dianjurkan ¼ sendok the garam dapur.
c. Diet rendah garam III: Ditujukan untuk penderita hipertensi ringan (diastole kurang dari 100 mmHg), garam dapur dianjurkan ½ sendok teh.

C. TIPS Pemberian Makanan Bagi lansia Dengan Hipertensi
a. Hendaknya lansia makan dengan porsi kecil tapi sering
b. Makanlah makanan yang mudah dicerna
c. Hindari makanan yang terlalu manis, gurih, goring-gorengan dll.
d. Makan makanan yang lembek untuk lansia yang kondisi giginya kurang baik.

sumber:berbagai sumber buku keperawatan