Download Materi Kuliah Keperawatan - Gratis

RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Berlangganan Artikel via E-Mail:
 

Tumor Vulva

Posted By Revolusi Pendidikan On 6:20 PM 0 comments
Gambarnya bisa anda download disini via ziddu
Klik disini Tumor Vulva, Bisa anda jadikan untuk materi leaflet






Contoh Soal Latihan Ms.Word : Tabel dan Bagan

Posted By Revolusi Pendidikan On 5:58 PM 0 comments
Contoh latihan MS.Word ini bisa anda download via ziddu
Klik Disini
Terdiri dari latihan tabel dan latihan membuat bagan..






Cara pemberian ASI dan Susu Botol

Posted By Revolusi Pendidikan On 5:34 PM 0 comments
# ASI
ASI harus dibuang dulu sebelum menyusu. Alasannya, ASI yang keluar adalah ASI lama (basi). ASI tak pernah basi! Biasanya yang dimaksud dengan ASI lama adalah ASI yang berwarna kekuningan dan kental; penampilannya memang seperti cairan tak segar. Padahal, ASI kekuningan tersebut yang paling baik mutunya. "Kandungan nutriennya paling tinggi dan memang diperolehnya pada tetesan ASI paling awal," jelas Eric Gultom. Warna dan penampilan ASI putih keruh serta encer sering pula diasumsikan sebagai ASI kualitas jelek. Hal ini sama sekali tak benar! "Warna dan kejernihan ASI sangat tergantung bahan nutrien yang terkandung di dalamnya," jelasnya lagi. Perlu diingat, tak ada ibu yang mempunyai ASI seputih dan seindah penampilan susu formula. Namun begitu, kualitas ASI tak dapat ditandingi oleh susu formula manapun.
Usai melahirkan, ibu harus makan ayam arak agar tubuhnya hangat dan ASI-nya banyak atau minum jamu-jamuan untuk kesegaran ibu.
Hal ini justru berbahaya karena sering berpengaruh terhadap kandungan nutrien ASI dan menyebabkan bayi kuning. Kandungan dalam ayam arak -mungkin araknya- dan jamu-jamuan, menurut observasi dokter dan para bidan, seringkali berkaitan dengan timbulnya kuning pada bayi, suatu keadaan yang secara medis disebut ikterus atau hiperbilirubinemia. "Bila kadar kuningnya tinggi, dapat membahayakan bayi karena, bahan kuning ini bukan hanya akan melekat di mata maupun kulit sehingga jadi kuning, tapi juga di sel-sel otak," terang Eric.
Instruksi-intruksi berikut adalah untuk menjmin kenyamanan ibu dan bayinya serta keberhasikan dalam merawat bayinnya:
1) ibu mandi setiap hari untuk kebersihan umumnya
sebelum menyentuh payudara atau bayinya, ibu meencuci tangannya dengan sabun.
2) Ibu harus dalam posisi yang nyaman, baik duduk atau berbaring menggunakan bantal atau penyannga.
3) Bayi di gendong dalam posisi yang umum dengan putting di julurkan baik ke dalam mulut
4) pada awalnya payudara harus dirawat pada setiap pembarian Asi selama bayi menyusu.Ibu harus mennganti payudara yang lain ketika bayi menjadi agitasi dan mengakhirinya ketika bayi tidur atau menolak dari payudara.
5) Bayi diberikan ASI “pada kebutuhannya” atausetiap dua atau 3 jam. Makin sering bayi menghisap maka makin banyak ASI yang dikeluarkan menghisap menyebabkan kelenjar pituitary melepaskan hormon prolaktin dan oksitosin menyebabkan kontraksi di dalam payudara yang menyemburkan ASI keluar untuk mempermudah bayi.

# Susu formula
Bayi yang tidak di beri ASI di berikan susu formula dengan menggunakan Dot.susu formula tersedia dalam berbagai variasi yang dapat di buat dengan spesifikasiyang mirip seperti kandungan kalori, karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan airnya. Jumlahnya mungkin di sesuaikan dengan tepat dan suhu yang bervariasi.
Bayi yang mwndapatkan susu formula encer pada usia 16 jam,4-ounce susu formula ini diberikan setiap 4 jam sampai bayi berusia 3 hari.
Ibu dari bayi yang mendapatkan susu formula harus di berikan dorongan untuk menggendong bayinya ketika memberikan susu botol, seperti bayi yang mendapatkan ASI di gendong. Sebelum memberikan susu pada bayinya, ibu harus mencuci tangannya dan mengatur posisi yang nyaman.bayi di gendong dala satu lengannya dan botol di pegang dengan tangan lainnya. Dot harus berada dengan baik di mulut bayi membentuk sudut dengan lidah. Setelah bayi meminum stu ounce, bayi harus di sendawakan untuk memungkinkan keluarnya udara tertelan di lambung. Kemudian ounce kedua dapat di berikan, diikuti kembali dengan menyendawakan. Dua ounce mungkin cukup pada saat awal. Memberikan secara berlebihan mungkin dapat menyebabkan regurgitasi dan harus di hindarkan. Kebanyakan bayi berhenti menghisap tertidur ketika mereka telah merasa cukup.
Sumber: Berbagai Sumber

Contoh Surat Tanda Terima Proposal

Posted By Revolusi Pendidikan On 5:18 PM 1 comments
Telah diterima satu berkas proposal “Nama Kegiatan” oleh:
Nama :...................
Jabatan :................
Nama Instansi :.............
No. Telp :............. FAX :.......

untuk contoh surat selengkapnya dan anda tinggal mengubahnya, Klik Disini


Image :visionsofadonai.com







Pengertian Organisasi

Posted By Revolusi Pendidikan On 2:00 PM 0 comments
Menurut Waldo
“Organisasi adalah struktur hubungan-hubungan antara orang-orang berdasarkan wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi”.
Bila dilihat dari pendapat dari Waldo tersebut ada beberapa unsur dari organisasi yang mendukung bisa beroperasinya suatu organisasi yaitu berupa orang-orang yang berhubungan , ada dasar wewenang yang tetap dan ada pula administrasi, yang mana kesemuanya itu merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa terlepas.

Selanjutnya Griffiths (1959) menyatakan bahwa:
“Organisasi adalah seluruh orang-orang yang melaksanakan fungsi–fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan dan dikoordinasikan agar supaya sebuah tugas atau lebih dapat diselesaikan”.

Organisasi menurut Griffiths ini tidak terlepas dari orang-orang yang berhubungan, selanjutnya ada unsur koordinasi untuk melaksanakan funngsi dan tugasnya. Sebagai sebuah organisasi Bagian Organisasi tidak terlepas dari unsur-unsur yang disebutkan di atas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehari-hari.
Organisasi tidak bergerak dalam situasi yang kaku dan vakum namun berhubungan dengan sistem sosial, sehingga cenderung berubah, lebih lagi dalam situasi global saat ini, dengan demikian sebuah organisasi perlu berubah sesuai dengan cepatnya perubahan lingkungan , seperti yang dikemukakan oleh Thoha (1993), bahwa :
“Organisasi merupakan suatu sistem terbuka dan berintegrasi dengan lingkungan. Organisasi dipandang sebagai hal yang dinamis dan senantiasa berubah, bukan sebagai mesin yang gerak operasinya ajeg, rutin dan statis”.

Seiring dengan pendapat Thoha di atas, maka dapat pula dilihat pendapat Gibson (1996), yang menyatakan bahwa,
“Teori sistem memungkinkan kita untuk menjelaskan prilaku organisasi baik internal menyangkut bagaimana dan mengapa orang di dalam organisasi melaksanakan tugas individu dan kelompok maupun secara eksternal yaitu menyangkut bagaimana transaksi dan interaksi yang terjadi antara organisasi dengan organisasi dan institusi lain di lingkungan luarnya”.
Jelaslah bahwa suatu organisasi tidak bisa bergerak sendiri, ianya harus ada interaksi di dalam dan ke luar dalam pelaksanaan fungsi dan tugas sehari-hari dengan saling mendukung antara satu sama lainnya, baik antara orang-orang yang ada dalam organisasi maupun dengan organisasi lain atau instansi lain yang berada di luarnya.

Otonomi daerah menurut UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No. 25 Tahun 1999

Posted By Revolusi Pendidikan On 1:46 PM 0 comments
Otonomi daerah dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan. Dengan otonomi daerah pengambilan keputusan lebih dekat kepada rakyat yang dilayani. Rentang kendali pemerintahan menjadi lebih dekat, sehingga pemerintahan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan, potensi dan kapasitas daerah yang spesifik, dengan begitu diharapkan pelayanan masyarakat akan lebih baik karena dengan otonomi daerah, daerah dapat lebih mengetahui kebutuhan dan prioritas keinginan rakyat di daerahnya.
Di Indonesia otonomi daerah diatur dalam UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No. 25 Tahun 1999, dengan pengertian bahwa otonomi daerah merupakan desentralisasi kewenangan dari pemerintah ke pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga pemerintah daerah memiliki urusan-urusan yang telah diserahkan oleh pemerintah pusat kecuali bidang luar negeri, moneter, peradilan, keamanan dan agama. Dan urusan-urusan yang telah diserahkan tersebut menjadi tanggung jawab daerah sepenuhnya.

Melalui kedua peraturan perundang-undangan tersebut. Otonomi merupakan manifestasi dari proses pemberdayaan rakyat dalam kerangka demokrasi dimana daerah kabupaten/kota yang merupakan unit pemerintahan terdekat dengan rakyat diberikan keleluasaan untuk berekspresi. Pemberian otonomi yang luas kepada daerah juga untuk memperlancar, mengembangkan dan memacu pembangunan di daerah, memperluas peran serta masyarakat serta lebih meningkatkan pemerataan pembangunan dengan mengembangkan dan memanfaatkan potensi daerah. Sehingga kesenjangan antar daerah dapat dikurangi karena masing-masing daerah akan membuka wawasan untuk membangun dan bekerja sama dengan pihak lain, baik swasta maupun luar negeri.
Akan tetapi, dalam pelaksanaan otonomi di Indonesia, menurut Nugroho (2000:39-40), harus memenuhi dua persyaratan utama, yaitu : (1) persyaratan yang bersifat politis, dimana persyaratan ini menuntut tiga kondisi, yaitu political will dari pemerintah, yang bentuknya bermula dari sebuah pengakuan akan perlunya otonomi daerah, yang kemudian dibuktikan dengan adanya peraturan-peraturan dasar dan peraturan pelaksana, dan pada akhirnya dukungan dari pemerintah pusat; adanya kekuatan ekonomi daerah, dimana dalam hal ini yang akan dipermasalahkan adalah sejauh mana daerah memberi sumbangan yang memadai bagi anggaran pendapatan dan belanja; penataan organisasi birokrasi dan sumber daya manusia. (2) Persyaratan yang bersifat tantangan manajemen, dimana persyaratan ini menuntut tiga langkah yaitu :reorientasi paradigma pemerintah, restrukturisasi pemerintah, dan aliansi dengan organisasi-organisasi yang ada di dalam masyarakat.
Disamping persyaratan tersebut di atas, menurut Davey (1988:258) bahwa otonomi daerah juga menuntut adanya kemampuan pemerintah daerah untuk menggali sumber-sumber penerimaan yang tidak tergantung kepada pemerintah pusat dan mempunyai kekuasaan di dalam menggunakan dana-dana tersebut untuk kepentingan masyarakat daerah, dalam batas-batas yang ditentukan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pengertian, Penyebab dan dampak Abortus/aborsi

Posted By Revolusi Pendidikan On 1:33 PM 0 comments
Apa itu Abortus??dari catatan kuliah yang saya dapatkan 
Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan, dimana beratnya masih di bawah 500 gram atau sebelum usia kehamilan 20 minggu
Lalu Penyebabnya apa??

1. Faktor janin: dimana terjadi gangguan pertumbuhan pada zigot, embrio atau plasenta.
2. Faktor maternal (Faktor Ibu): terjadi infeksi (virus, bakteri) pada awal trimester 1 dan 2.
3. Faktor eksternal: dapat disebabkan oleh radiasi obat – obatan dan bahan kimia.

Dan Apa dampaknya?
Abortus sangat berbahaya jika dilakukan oleh tenaga yang belum terlatih. Karena dapat mengakibatkan kematian akibat pendarahan yang terus menerus dan infeksi pada saat melakukan abortus. Di samping itu aborsi juga berdampak pada kondisi psikologis. Perasaan sedih karena kehilangan bayi, beban batin akibat timbulnya perasaan bersalah dan penyesalan yang dapat mengakibatkan depresi.

Pengertian Desa Peradaban

Posted By Revolusi Pendidikan On 1:28 PM 0 comments
# Desa Peradaban adalah desa yang maju kehidupan lahir batin meliputi bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan dan ketertiban, kedaulatan politik, peran serta masyarakat, lembaga kemasyarakatan dan kinerja pemerintahan desa
# Desa Peradaban adalah desa yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas sosial yang memadai seperti sarana kesehatan, pendidikan ibadah, olah raga, hiburan dan perbelanjaan







Tanda dan Gejala Fistula Ani

Posted By Revolusi Pendidikan On 12:12 AM 0 comments
TANDA DAN GEJALA:
  • Pus atau feses dapat bocor secara konstan dari lubang kutaneus
  • Pasase flatus atau feses dari vagina atau kandung kemih, tergantung pada saluran fistula
  • keluarnya cairan yang tidak biasa dari anus (diluar waktu BAB / buang air besar) cairan bisa berupa nanah atau cairan serupa darah
  • nyeri pada anus
  • Bengkak pada tepi anus yang berulang
  • Batal pada anus
  • kadang-kadang di dahului dengan keluhan hemoroid /wasir
  • sering mengalami abses anal (nanah pada anus) sebelumnya.
  • Bisul atau luka lecet di bokong
  • Eksternal opening pada bokong akan terlihat seperti bintik atau bulatan memerah, sering di sertai rembesan nanah

Leaflet Perawatan Luka

Posted By Revolusi Pendidikan On 11:53 PM 0 comments
Luka adalah suatu keadaan dimana terjadi gangguan keseimbangan terhadap keutuhan kulit (kehilangan/kerusakan) akibat trauma mekanik, radiasi, fisik, pembesaran, sat kimia.
Untuk Download Leaflet Perawatan Luka
Klik Disini






Leaflet Lipoma

Posted By Revolusi Pendidikan On 11:50 PM 0 comments
Lipoma adalah tumor adipose atau jaringan lemak yang pada umumnya ditemukan pada jaringan subkutan dari kepala, leher, bahu, dan punggung penyebab.
Untuk Download File Leaflet Lipoma
Klik Disini







Leaflet Apendiksitis

Posted By Revolusi Pendidikan On 11:44 PM 0 comments
Apendiksitis adalah peradangan pada usus atau appendiksitis. Usus buntu merupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus. Usus buntu mungkin memiliki beberapa fungsi pertahanan tubuh, tapi bukan merupakan organ yang penting.

Untuk Leaflet Apendiksitis Download
Klik Disini






Surat Tanda Terima Sumbangan Buku

Posted By Revolusi Pendidikan On 11:29 PM 0 comments
Surat Tanda Terima Sumbangan Buku Perpustakaan
anda bisa download via ziddu
KLIK DISINI






Definisi, Tanda dan Gejala Sifilis

Posted By Revolusi Pendidikan On 11:13 PM 0 comments
Dari Kumpulan Leaflet:
Pengertian
Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh treponema pallidum sangat kronis dan sejak semula bersifat sistemik dan dapat menyerang hampir semua organ tubuh.

Penyebab
Sifilis disebabkan oleh :
Treponema Pallidum
Tanda dan Gejala
- Stadium I: terdapat ulkus atau erosi bentuk bulat atau bulat lonjong, tepi landai, bersih, kulit sekitarnya tidak meradang, relatif tidak nyeri dan teraba keras.
- Stadium II: muncul 6-8 minggu sesudah infeksi, lebih banyak sebagai kelainan kulit berupa macula, papul berwarna merah tembaga, kadang - kadang terdapat pustul. Lesi terutama terdapat pada badan, telapak tangan, telapak kaki dan tidak terasa gatal. Disamping itu terdapat pula kondiloma lata, lesi pada mukosa mulut atau genitalia terdapat limfadenopati generalisasi.
- Stadium III: muncul 3-10 tahun sesudah stadium I. Gejalanya terutama gumma atau tubera pada kulit atau organ lain. Sifilis congenital dini gejalanya menyerupai stadium II sedangkan yang lanjut menyerupai stadium III.

Penularan
Sifilis dapat ditularkan dari orang ke orang yang lain melalui hubungan genitor - genital (kelamin - kelamin) maupun oro-genital (seks oral).

Definisi, Gejala dan Pencegahan Penyakit Cacar

Posted By Revolusi Pendidikan On 10:58 PM 0 comments
A. Definisi Penyakit Cacar
Penyakit cacar adalah peyakit yang disebabkan oleh sebuah virus yang akan menyebabkan bintil-bintil merah berisi cairan diseluruh permukaan tubuh pada si penderita.

B. Kuman Penyebab Penyakit Cacar
Kuman peyebab penyakit cacar adalah sejenis virus yang disebut Virus Veriola, kuman-kuman tersebut ditemukan pada kulit pnderita penyakit cacaar, pada mulut, tenggorokan dan hidung.

C. Gejala-gejala Penyakit Cacar
Bila seseorang menderita penyakit cacar, maka ia merasa demam dan muntah-muntah. Kepala terasa pusing dan semua sendi-sendi dan pinggang terasa pegal-pegal. Setelah beberapa hari lamanya, suhu badan turun dan serentak dengan itu, timbul bintil-bintil merah berisi cairan diseluruh permukaan tubuh. Setelah beberapa waktu lamanya bintil-bintil tadi menjadi kemps, kemudian terbentuk lagi gelembung berisi nanah. Pada waktu itu demam timbul kembali. Setelah itu semua gelembung-gelembung tadi kemps dan mongering serta meninggalkan kerak-kerak pada kulit. Apabila kerak-kerak itu telah terlepas, maka tinggallah bekas-bekas yang agak dalam sehingga muka orang menjadi bopeng-bopeng.

D. Pencegahan Penyakit Cacar







Salah satu cara terbaik untuk mencegah timbulnya penyakit cacar ialah dengan cara memvaksinasikan setiap orang. Di Jerman, semua anak-anak harus divaksinasikan sebelum mereka ini berumur satu tahun, dan duilang kembali mereka sudah berusia tiga belas atau empat belas tahun. Dalam waktu lima tahun, hanya 289 orang yang meninggal karena penyakit cacaar di seluruh Jerman. Di Philadelphia, selama wabah penyakit cacar berlangsung, lebih dari 700 orang mahasiswa kedokteran dikerahkan ke rumah sakit cacar. Semuanya mereka ini sudah divaksinasi kecuali salah satu orang mahasiswa dan hanya dialah yang ketularan penyakit tersebut.
Jika semua laki-laki, perempuan dan anak-anak di Indonesia telah divaksinasi, maka seluruh tanah air kita ini bebas dari penyakit cacar.

E. Cara Penularan dan Pengobatan Penyakit Cacar
Kuman-kuman dari hidung dan tenggorokan penderita, dapat menyebar melalui batuk dan bersin. Kuman-kuman melekat pada benda-benda yang dipegang oleh penderita. Kerak-kerak dan daki-daki kering yang berterbangan dari kulitnya mengandung banyak kuman-kuman. Kuman-kuman ini dapat bertahan hidup selama berbulan-bulan dalam suasana kering. Kuman-kuman yang demikian mudah sekali terbawa pada pakaian, buku-buku, surat-surat dan lain-lain.

F. Cara Pengobatan
Diberikan anti biotic, salep, obat antiseptic, bedak dingin/ cair, bila perlu lakukan pengompresan jika suhu panas badannya meningkat.

Buku Penjaminan Mutu Download : diambil dari Kopertis4.or.id

Posted By Revolusi Pendidikan On 9:09 PM 0 comments
File buku penjaminan mutu ini terdiri dari 6 Bab PANDUAN PELAKSANAAN SISTEM PENJAMIN MUTU PERGURUAN TINGGI ( SPM-PT )
dan
10 BAB PEDOMAN PENJAMINAN MUTU
Untuk Download semua file dalam bentuk winzip/rar
1. Pedoman Pelaksanaan Penjaminan Mutu Klik Disini
2. Buku Penjaminan Mutu Klik Disini
atau kunjungi link dibawah ini untuk link download lengkap
KLIK LINK INI






Faktor – faktor yang dapat menyebabkan kejang demam

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:34 PM 0 comments
Faktor – faktor yang dapat menyebabkan kejang demam antara lain :
1. Demam itu sendiri atau tinggi suhu badan anak
2. Efek product toksik dari pada mikroarganisme ( kuman dan virus ) terhadap otak.
3. Respon alergi atau keadaan imun yang abnormal oleh infeksi.
4. Perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit
5. Enhepalitis vital ( radang otak akibat virus ) yang ringan yang tidak diketahui atau enchepalopati toksik sepintas.
6. Gabungan semua faktor tersebut diatas.





Pengertian Kejang

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:33 PM 0 comments
• Kejang adalah gangguan sistem SSP lokal atau sistemik sehingga kejang bukan merupakan suatu penyakit, kejang merupakan tanda paling penting akan adanya suatu penyakit lain sebagai penyebab kejang.
• Kejang adalah gerakan otot tubuh secara mendadak yang tidak disadari baik dalam bentuk kronik atau tonik dengan atau tanpa disertai hilangnya kesadaran.
• Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu rectal diatas 38°C atau suhu tubuh diatas 39°C yang disebabakan oleh proses Ekstra Kranium (diluar rongga tengkorak).
Source:Buku-buku keperawatan