Download Materi Kuliah Keperawatan - Gratis

RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Berlangganan Artikel via E-Mail:
 

Wisatawan Berdasarkan sifat perjalanan dan ruang lingkup perjalanan wisatawan

Posted By Revolusi Pendidikan On 3:17 PM 2 comments
Menurut G.A.Schmoll dalam Yoeti (1996), Wisatawan adalah individu atau kelompok individu yang mempertimbangkan dan merencanakan daya beli yang dimilikinya untuk perjalanan rekreasi dan berlibur, ketertarikan dan memiliki motivasi tertentu atas perjalanan, pengalaman perjalanan, keinginan untuk menambah wawasan, tertarik oleh pelayanan yang diberikan suatu daerah tujuan wisata yang dapat menarik pengunjung di masa yang akan datang. Berdasarkan sifat perjalanan dan ruang lingkup perjalanan wisatawan dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1. Wisatawan asing (Foreign Tourist).
Wisatawan asing adalah orang asing yang melakukan perjalanan wisata, yang datang memasuki negara lain yang bukan merupakan negara asalnya.
2. Wisatawan asing domestik (Foreign Domestic Tourist).
Wisatawan asing domestik adalah wisatawan asing yang berdiam di suatu negara yang melakukan perjalanan perjalanan wisata di wilayah negara dimana ia berdiam.
3. Wisatawan domestik (Domestic Tourist).
Wisatawan domestik adalah wisatawan dalam negeri, yaitu warga suatu negara yang melakukan perjalanan wisata dalam batas wilayah negaranya sendiri.
4. Wisatawan domestik asing (Indigenous Tourist).
Wisatawan domestik asing adalah warga suatu negara tertentu, yang karena tugasnya di luar negeri, pulang ke negara asalnya dan melakukan perjalanan wisata di wilayah negara asalnya.
5. Wisatawan transit (Transit Tourist).
Wisatawan transit wisatawan dalam perjalanan wisata ke suatu negara tertentu yang terpaksa singgah di suatu negara bukan atas kemampuannya sendiri.
6. Wisatawan bisnis (Business Tourist).
Wisatawan bisnis adalah orang (baik orang asing maupun warga negara sendiri) yang melakukan perjalanan bukan dengan tujuan sebagai wisata, tetapi perjalanan wisata akan dilakukan setelah tujuan utama selesai.

Pariwisata Menurut Letak Geografisnya

Posted By Revolusi Pendidikan On 3:13 PM 0 comments
Menurut Yoeti (1996), Berdasarkan letak geografisnya pariwisata dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1. Kepariwisataan lokal.
Kepariwisataan lokal adalah pariwisata setempat, yang memiliki ruang lingkup relatif sempit dan terbatas dalam tempat-tempat tertentu saja. Misalnya kepariwisataan kota Bandung.
2. Kepariwisataan regional.
Kepariwisataan regional adalah kegiatan kepariwisataan yang berkembang di suatu tempat atau daerah yang ruang lingkupnya lebih luas dibandingkan dengan kepariwisataan lokal. Misalnya kepariwisataan Jawa Barat.
3. Kepariwisataan nasional.
Kepariwisataan nasional adalah kegiatan kepariwisataan yang berkembang dala wilayah suatu negara, selain kegiatan forum domestik juga dikembangkan forum asing dimana selain adanya lalu lintas wisatawan dalam negeri juga terdapat lalu lintas wisatawan luar negeri. Misalnya kepariwisataan Indonesia.
4. Kepariwisataan regional-internasional.
Kepariwisataan regional-internasional adalah kegiatan yang berkembang di suatu wilayah internasional yang terbatas. Misalnya kepariwisataan ASEAN.
5. Kepariwisataan internasional.
Kepariwisataan internasional adalah kegiatan kepariwisataan yang berkembang di seluruh negara di dunia, termasuk di dalamnya, selain kepariwisataan regional-internasional juga kepariwisataan nasional.

Tips Bagaimana Membaca Buku Dengan Efektif

Posted By Revolusi Pendidikan On 3:01 PM 1 comments
1. Ketika anda mulai membaca buku baru, bacalah terlebih dahulu isi luar buku tersebut, resensi buku dibelakang, biografi penulis, kata pengantar, daftar isi dan lain-lain.
2. Ketika membaca ubah kebiasaan anda menggerakkan bibir, menunjuk tulisan, dan vokalisasi bacaan karena akan memperlambat anda dalam membaca dan itu membuang waktu anda untuk membaca kembali halaman selanjtnya atau bahkan buku yang lainnya.
3. Cobalah berlatih membaca cepat sehingga kecepatan anda membaca terus meningkat, cobalah membaca buku belajar membaca cepat yang ditujukan agar anda dapat berlatih membaca dengan efektif dan efisien.
4. Baca setiap tulisan tiap paragraf dengan teratur jangan melompat keparagraf selanjutnya sebelum anda menyelesaikan paragraf tersebut. setelah selesai membaca beberapa halaman dari buku tersebut tanyakan kepada diri anda beberapa pertanyaan dari bacaan tersebut, jika anda belum dapat memahaminya baca sekali lagi.
5. Temukan ide pokok pada buku yang anda baca, membacalah lebih kritis, jika perlu siapkan catatan kecil untuk bagian bacaan yang perlu di ingat.
6. Cobalah konsentrasi dalam membaca bacaan yang cukup berat, gunakan tips cara belajar yang sudah diberikan untuk menambah konsentrasi.
7. Gunakan setiap waktu luang anda untuk membaca, usahakan anda membawa buku bacaan yang seukuran dengan saku anda atau surat kabar. Anda Dapat membacanya pada saat menunggu bis, menunggu makanan, atau pada saat menunggu teman anda.Sehingga waktu anda tidak terbuang percuma. Anda hanya membutuhkan waktu minimal 15 menit untuk membaca dalam setiap waktu luang anda. Akan tetapi ini bukan untuk jenis bacaan berat seperti textbook kuliah anda, paper dosen anda atau bacaan berat lainnya yang membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk membacanya.
Sumber: www.persmaitb.itgo.com




Jenis Perdarahan Yang Sering ditemui Pada Cidera Kepala -Head Injury

Posted By Revolusi Pendidikan On 11:07 PM 0 comments
a. Epidural hematoma
Terdapat pengumpulan darah diantara tulang tengkorak dan duramater akibat pecahnya pembuluh darah / cabang – cabang arteri meningeal media yang terdapat diantara duramater, pembuluh darah ini tidak dapat menutup sendiri karena sangat berbahaya . Dapat terjadi dalam beberapa jam sampai 1 – 2 hari. Lokasi yang paling sering yaitu di lobus temporalis dan parietalis.

Gejala – gejalanya :
1). Penurunan tingkat kesadaran
2). Nyeri kepala
3). Muntah
4). Hemiparese
5). Dilatasi pupil ipsilateral
6). Pernapasan cepat dalam kemudian dangkal ( reguler )
7). Penurunan nadi
8). Peningkatan suhu

b. Subdural hematoma
Terkumpulnya darah antara duramater dan jaringan otak, dapat terjadi akut dan kronik. Terjadi akibat pecahnya pembuluh darah vena / jembatan vena yang biasanya terdapat diantara duramater, perdarahan lambat dan sedikit. Periode akut dapat terjadi dalam 48 jam – 2 hari, 2 minggu atau beberapa bulan.
Gejala – gejalanya :
1). Nyeri kepala
2). Bingung
3). Mengantuk
4). Menarik diri
5). Berfikir lambat
6). Kejang
7). Udem pupil.

c. Perdarahan intra serebral berupa perdarahan di jaringan otak karena pecahnya pembuluh darah arteri, kapiler dan vena.
Gejala – gejalanya :
1). Nyeri kepala
2). Penurunan kesadaran
3). Komplikasi pernapasan
4). Hemiplegi kontra lateral
5). Dilatasi pupil
6). Perubahan tanda – tanda vital

d. Perdarahan Subarachnoid
Perdarahan di dalam rongga subarachnoid akibat robeknya pembuluh darah dan permukaan otak, hampir selalu ada pada cedera kepala yang hebat.
Gejala – gejalanya :
1). Nyeri kepala
2). Penurunan kesadaran
3). Hemiparese
4). Dilatasi pupil ipsilateral
5). Kaku kuduk

KLASIFIKASI CIDERA KEPALA

Posted By Revolusi Pendidikan On 10:56 PM 0 comments
a. Cidera kepala primer
Akibat langsung pada mekanisme dinamik ( acceselarsi – descelerasi rotasi ) yang menyebabkan gangguan pada jaringan.
Pada cidera primer dapat terjadi :
1). Geger kepala ringan
2). Memar otak
3). Laserasi.

b. Cedera kepala sekunder : timbul gejala seperti :
1). Hipotensi sistemik
2). Hiperkapnea
3). Hipokapnea
4). Udema otak
5). Komplikasi pernapasan
6). Infeksi komplikasi pada organ tubuh yang lain.

Permasalahan fisiologis yang disebabkan oleh CRF (CRONIC RENAL FAILURE)

Posted By Revolusi Pendidikan On 10:47 PM 0 comments
1. Ketidakseimbangan cairan
Mula-mula ginjal kehilangan fungsinya sehingga tidak mampu memekatkan urine (hipothenuria) dan kehilangan cairan yang berlebihan (poliuria). Hipothenuria tidak disebabkan atau berhubungan dengan penurunan jumlah nefron, tetapi oleh peningkatan beban zat tiap nefron. Hal ini terjadi karena keutuhan nefron yang membawa zat tersebut dan kelebihan air untuk nefron-nefron tersebut tidak dapat berfungsi lama. Terjadi osmotik diuretik, menyebabkan seseorang menjadi dehidrasi.
Jika jumlah nefron yang tidak berfungsi meningkat maka ginjal tidak mampu menyaring urine (isothenuria). Pada tahap ini glomerulus menjadi kaku dan plasma tidak dapat difilter dengan mudah melalui tubulus. Maka akan terjadi kelebihan cairan dengan retensi air dan natrium.

2. Ketidaseimbangan Natrium
Ketidaseimbangan natrium merupakan masalah yang serium dimana ginjal dapat mengeluarkan sedikitnya 20-30 mEq natrium setiap hari atau dapat meningkat sampai 200 mEq perhari. Variasi kehilangan natrium berhubungan dengan “intact nephron theory”. Dengan kata lain, bila terjadi kerusakan nefron maka tidak terjadi pertukaran natrium. Nefron menerima kelebihan natrium sehingga menyebabkan GFR menurun dan dehidrasi. Kehilangan natrium lebih meningkat pada gangguan gastrointstinal, terutama muntah dan diare. Keadaan ini memperburuk hiponatremia dan dehidrasi. Pada CRF yang berat keseimbangan natrium dapat dipertahankan meskipun terjadi kehilangan yang fleksibel nilai natrium. Orang sehat dapat pula meningkat di atas 500 mEq/hari. Bila GFR menurun di bawah 25-30 ml/menit, maka ekskresi natrium kurang lebih 25 mEq/hari, maksimal ekskresinya 150-200 mEq/hari. Pada keadaan ini natrium dalam diet dibatasi 1-1,5 gram/hari.

3. Ketidakseimbangan Kalium
Jika keseimbangan cairan dan asidosis metabolik terkontrol maka hiperkalemia jarang terjadi sebelum stadium IV. Keseimbangan kalium berhubungan dengan sekresi aldosteron. Selama output urine dipertahankan kadar kalium biasanya terpelihara. Hiperkaliemia terjadi karena pemasukan kalium yang berlebihan, dampak pengobatan, hiperkatabolik (infeksi), atau hiponatremia. Hiperkalemia juga merupakan karakteristik dari tahap uremia.
Hipokalemia terjadi pada keadaan muntah atau diare berat, pada penyakit tubuler ginjal, nefron ginjal, meresorbsi kalium sehingga ekskresi kalium meningkat. Jika hipokalemia persisten, kemungkinan GFR menurun dan produksi NH3 meningkat. HCO3 menurun dan natrium bertahan.

4. Ketidaseimbangan asam basa
Asidosis metabolik terjadi karena ginjal tidak mampu mengekskresikan ion Hirdogen untuk menjaga pH darah normal. Disfungsi renal tubuler mengakibatkan ketidamampuan pengeluaran ioh H. Dan pada umumnya penurunan ekskresi H + sebanding dengan penurunan GFR. Asam yang secara terus-menerus dibentuk oleh metabolisme dalam tubuh tidak difiltrasi secara efektif melewati GBM, NH3 menurun dan sel tubuler tidak berfungsi. Kegagalan pembentukan bikarbonat memperberat ketidakseimbangan. Sebagian kelebihan hidrogen dibuffer oleh mineral tulang. Akibatnya asidosis metabolik memungkinkan terjadinya osteodistrophy.

5. Ketidakseimbangan Magnesium
Magnesium pada tahap awal CRF adalah normal, tetapi menurun secara progresif dalam ekskresi urine menyebabkan akumulasi. Kombinasi penurunan ekskresi dan intake yang berlebihan mengakibatkan henti napas dan jantung.

6. Ketidakseimbangan Calsium dan Fospor
Secara normal calsium dan pospor dipertahankan oleh parathyroid hormon yang menyebabkan ginjal mereabsorbsi kalsium, mobilisasi calsium dari tulang dan depresi resorbsi tubuler dari pospor. Bila fungsi ginjal menurun 20-25 % dari normal, hiperpospatemia dan hipocalsemia terjadi sehingga timbul hiperparathyroidisme sekunder. Metabolisme vitamin D terganggu. Dan bila hiperparathyroidisme berlangsung dalam waktu lama dapat mengakibatkan osteorenal dystrophy.

7. Anemia
Penurunan Hb disebabkan oleh:
• Masa hidup sel darah merah pendek karena perubahan plasma.
• Peningkatan kehilangan sel darah merah karena ulserasi gastrointestinal, dialisis, dan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium.
• Defisiensi folat
• Defisiensi iron/zat besi
• Peningkatan hormon paratiroid merangsang jaringan fibrosa atau osteitis fibrosis, mengambil produksi sum-sum menurun.
8. Ureum kreatinin
Urea yang merupakan hasil metabolik protein meningkat (terakumulasi). Kadar BUN bukan indikator yang tepat dari penyakit ginjal sebab peningkatan BUN dapat terjadi pada penurunan GFR dan peningkatan intake protein. Tetapi kreatinin serum adalah indikator yang lebih baik pada gagal ginjal sebab kreatinin diekskresikan sama dengan jumlah yang diproduksi tubuh.

Leaflet Sifilis

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:49 PM 1 comments
SIFILIS
Pengertian
Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh treponema pallidum sangat kronis dan sejak semula bersifat sistemik dan dapat menyerang hampir semua organ tubuh.

Penyebab
Sifilis disebabkan oleh :
Treponema Pallidum

Tanda dan Gejala
- Stadium I: terdapat ulkus atau erosi bentuk bulat atau bulat lonjong, tepi landai, bersih, kulit sekitarnya tidak meradang, relatif tidak nyeri dan teraba keras.
- Stadium II: muncul 6-8 minggu sesudah infeksi, lebih banyak sebagai kelainan kulit berupa macula, papul berwarna merah tembaga, kadang - kadang terdapat pustul. Lesi terutama terdapat pada badan, telapak tangan, telapak kaki dan tidak terasa gatal. Disamping itu terdapat pula kondiloma lata, lesi pada mukosa mulut atau genitalia terdapat limfadenopati generalisasi.
- Stadium III: muncul 3-10 tahun sesudah stadium I. Gejalanya terutama gumma atau tubera pada kulit atau organ lain. Sifilis congenital dini gejalanya menyerupai stadium II sedangkan yang lanjut menyerupai stadium III.
Penularan
Sifilis dapat ditularkan dari orang ke orang yang lain melalui hubungan genitor - genital (kelamin - kelamin) maupun oro-genital (seks oral).

Pencegahan
Abstinence : Tidak melakukan hubungan seksual.

Be Faithful : Setia pada pasangan.
Condom : Selalu menggunakan kondom bila melakukan hubungan seksual dengan orang yang beresiko.

Dont use Drugs : Jangan menggunakan narkoba.

Penyebab, Akibat dan Penanggulangan Stress

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:43 PM 0 comments
A. Pengertian
Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tanpak berbahaya atau sulit. Stres psikologi adalah hubungan spesifik antara individu dengan lingkungan yang dinilai oleh individu sebagai tuntutan atau melebihi sumber dayanya dan membahayakan keberadaanya (well-being) (Lazarus dan Folkman, 1984).
Stres dibentuk penyesuaian diri terhadap suatu tuntutan yang menghendaki tingkah laku penaggulangan (coping) pada sebagian individu atau kelompok (Coleman, 1976).

B. PENYEBAB
• Kejadian hidup sehari-hari baik gembira dan sedih, seperti:
- Menikah/ mempunyai anak
- Mulai tempat kerja yang baru/ emigrasi
- Kehilangan orang yang dicintai baik karena meninggal atau cerai
- Masalah hubungan pribadi
• Pelajaran sekolah maupun pekerjaan yang membutuhkan jadwal waktu yang ketat dan atau bekerja dengan atasan yang keras dan kurang pengertian
• Tidak sehat
• Lingkungan. seperti terlalu ramai, terlalu banyak orang atau terlalu panas dalam rumah atau tempat kerja
• Masalah keuangan seperti hutang dan pengeluaran di luar kemampuan
• Kurang percaya diri, pemalu
• Terlalu ambisi dan bercita-cita terlalu tinggi
• Perasaan negatif seperti rasa bersalah dan tidak tahu cara pemecahannya, frustasi
• Tidak dapat bergaul, kurang dukungan kawan
• Membuat keputusan masalah yang bisa merubah jalan hidupnya atau dipaksa untuk merubah nilai-nilai/ prinsip hidup pribadi

C. AKIBAT DARI STRES
Akibat stres tergantung dari reaksi seseorang terhadap stres. Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin. Tetapi stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi akan berbahaya bagi kesehatan. Umumnya stres yang berlarut-larut menimbulkan perasaan cemas, takut, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, keluar keringat dingin, jantung sering berdebar-debar, pusing, sulit atau suka makan dan sulit tidur. Kecemasan yang berat dan berlangsung lama akan menurunkan kemampuan dan efisiensi seseorang dalam menjalankan fungsi-fungsi hidupnya dan pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam gangguan jiwa.

D. PENANGGULANGAN STRES
• Mengenal dan menyadari sumber-sumber stres
• Membina kedewasaan kepribadian melalui pendidikan dan pengalaman hidup
• Mengembangkan hidup sehat. Antara lain dengan cara merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, tidak tergesa-gesa mencapai ingin mencapai keinginannya, menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan dan sebagainya.
• Mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala sesuatu yang terjadi dengan tetap beriman kepadaNya.
• Minta bimbingan kepada sahabat terdekat, orang-orang yang lebih dewasa, psikolog, orang yang dewasa kerohaniaanya.
• Hindarkan sikap-sikap negatif antara lain: memberontak terhadap keadaan, sikap apatis, marah-marah. Hal-hal tersebut tidak menyelesaikan masalah tetapi justru membuka masalah yang baru.
(berbagai sumber buku)


Proses Muntah (Vomitus)

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:36 PM 0 comments
Proses muntah dibagi menjadi 3 fase berbeda, yaitu: nausea, retching, dan emesis
1. Nausea merupakan sensasi psikis yang dapat ditimbulkan akibat rangsangan pada organ dalam labirin, atau emosi dan tidak selalu diikuti oleh retching atau muntah
2. Retching merupakan fase di mana terjadi gerak nafas spasmodik dengan glotis tertutup, bersamaan dengan adanya usaha inspirasi dari otot dada dan diafragma sehingga menimbulkan tekanan intratoraks yang negatif.
3. Emesis (ekspulsi) terjadi bila fase retching mencapai puncaknya yang ditandat dengan kontraksi kuat otot perut, diikuti dengan bertambah turunnya diafragroa, disertai dengan penekanan mekanisme antirefluks. Pada fase ini, pilorus dan antrum berkontraksi, fundus dan esofagus relaksasi, dan mulut terbuka.







MASALAH YANG TIMBUL PADA PASIEN SETELAH STROKE DAN CARA ANDA MENGATASINYA DI RUMAH

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:32 PM 0 comments
A. Kelumpuhan pada satu sisi tubuh
# tidak mampu menggerakan tangan atau kaki atau keduanya pada salah satu sisi tubuh
# yang dapat dilakukan adalah :
aturlah posisi pasien senyaman mungkin, terlentang atau miring ke salah satu sisi, dengan memberikan perhatian khusus pada bagian yang lumpuh.

# ada/tanpa ada kelumpuhan pada salah satu sisi wajah mengakibatkan air liur mengalir dari slah satu sudut mulut
# yang dapat anda lakukan
a. ingatkan pasien untuk selalu menelan air liurnya
b. berikan minum melalui sedotan

B. Kekuatan otot yang tidak normal
# kekuatan otot pada pasien setelah stroke dapat menjadi lemas atau bahkan kaku

# yang dapat anda lakukan
Program latihan kekuatan otot yang diharapkan akan membentu mencegah kecacatan dan mengembalikan fungsi tubuh seoptimal mungkin.

C Menurun atau hilangnya rasa
# Pada pasien dengan stroke, sensasi rasa klien menjadi menurun sehingga klien menjadi kurang atau tidak sesitif.
# yang dapat anda lakukan
a. jauhkan atau hindarkan alat-alat atau benda yang dapat membehayakan fisik pasien seperti api, benda tajam dsb
b. ingatkan pasien akan keadaanny tersebut
c. anjurkan pasien jika akan mencoba sesuatu menggunakan tangan yang sehat.

D. Gangguan lapang Pandang
Luas pandangan pasien menjadi sempit/berkurang, sehingga hanya memberikan perhatian pada yang dapat dilihatnya
# yang dapat anda lakukan
a. meletakan makanan pada sisi yang dapat dilihat oleh pasien
b. bimbing pasien jika akan bergerak dan modifikasi lingkungan sehingga mengurangi resiko jatuh.

E. Gangguan Persepsi
Pasien mengalami kesulitan dalam :
- mengenal bentuk, ukuran dan warna
- menilai bentuk tubuhnya
- melakukan tindakan sederhana, misalnya : menyisir, mengenakan pakaian atau menaruh cangkir diatas meja.

# yang dapat anda lakukan
a. buatlah gambar dengan berbagai macam ukuran, bentuk dan warna, kemudian anjurkan klien untuk mencocokan atau mengenal gambar tersebut
b. ajarkan pasien melakukan suatu kegiatan secara bertahap

F. Penurunan daya ingat
Pasien mungkin dapat mengalami bingung, hilangnya atau berkurangnya daya ingat atau mungkin juga mengalami kesulitan dalam mengeluarkan pendapat.
# yang dapat anda lakukan
a. melatih daya ingat pasien untuk mengenal nama, tempat dan waktu
b. menggunakan buku atau album foto keluarga untuk merangsang daya ingat pasien

G. Masalah Emosional
Dapat terjadi perasaan (emosi) yang tidak sesuai misalnya menangis atau tertawa tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, adanya perasaan tidak enak

# yang dapat anda lakukan
a. berikan dorongan mental, perlindungan (rasa aman) dan rasa penuh pengertian
b. bimbingan untuk tetap menjalankan perintah agama

H. Masalah Komunikasi
Gangguan mengungkapkan pendapat atau kesulitan dalam memahami perkataan orang lain atau tidak bicara sama sekali.
# yang dapat anda lakukan
a. bicara dengan pelan dan jelas
b. gunakan gerakan tangan, tulisan atau gambar untuk berbicara bila memang diperlukan
c. berikan waktu pada pasien untuk menjawab pertanyaan
d. jangan tertawakan jika pasien mencoba bicara
e. bersabar dan dengarkan dengan penuh perhatian ketika pasien bicara

Leaflet Tonsilitis

Posted By Revolusi Pendidikan On 8:25 PM 0 comments
Amandel terdiri atas jaringan lunak dan terletak pada kedua sisi pangkal leher. Keduanya sering terjadi infeksi.
Adenoid/amandel terdiri dari massa limfoid (jaringan lunak) besar secara tidak normal yang terletak dekat dengan pusat dinding belakang pangkal leher. Infeksi adenoid seringkali menyertai tonsillitis.
Kebanyakan anak-anak secara normal mempunyai tonsil yang besar, yang ukurannya akan menurun sejalan dengan pertambahan usia

Bagi Rekan-rekan perawat yang membutuhkannya leaflet Tonsilitis Klik DISINI

Leaflet Skabies

Posted By Revolusi Pendidikan On 6:32 PM 0 comments
kutu Air memang menjengkelkan, berikut saya lampirkan leaflet tentang Skabies, silahkan didownload, via ziddu.com, Klik Disini

Leaflet Tentang Napza

Posted By Revolusi Pendidikan On 6:21 PM 0 comments

Bagi anda rekan mahasiswa Keperawatan, berikut saya lampirkan leaflet tentang Napza, silahkan didownload, via ziddu.com, Klik Disini

Mencari Nama Teman/Sahabat Secara Online di SItus Jejaring Sosial

Posted By Revolusi Pendidikan On 6:12 PM 0 comments
Saya temukan tutorial ini dibanyak situs diinternet, jikalau anda ingin menemukan seorang teman lama dan sahabat baik anda terutama di situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Myspace, hi5, Friendster, Berikut beberapa keyword yang bisa anda gunakan :

1. Mencari nama seseorang di Facebook

intitle:"nama yang anda cari" site:facebook.com
2. Mencari nama seseorang di Friendster

intitle:"nama yang anda cari" site:profiles.friendster.com
3. Mencari nama seseorang di Hi5

intitle:"nama yang anda cari" site:hi5.com
4. Mencari nama seseorang di Myspace

intitle:"nama yang anda cari" "on MySpace" site:myspace.com
5. Mencari nama seseorang di Twitter

intitle:"nama yang anda cari" "on Twitter" site:twitter.com

Materi Leaflet Katarak

Posted By Revolusi Pendidikan On 5:23 AM 0 comments
PENGERTIAN
Katarak adalah suetu keadaan dimana lensa mata yang jernih dan bening menjadi keruh.

2. PENYEBAB TERJADINYA KATARAK
 Kelainan bawaan
 Proses ketuaan
 Penyakit umum seperti diabetes
 Penyulit obat
 Penyakit didalam mata seperti
• Radang selaput hitam
• Glaukoma
• Ablasi retina
• Kelainan kaca mata minus yang dalam
• Kecelakaan

3. TANDA-TANDA KATARAK
 Penglihatan semakin kabur
 Sukar membaca katena penglihatan tidak jelas
 Kerap menukar cermin mata karena penglihatan tidak terang
 Selaput putih pada anak mata
 Merasa silau pada sinar matahari

4. PENCEGAAN TIMBULNYA KATARAK
Sampai saat ini :
 Belum ditemukan obat yang dapat mencegah katarak
 Beberapa penelitian sedang dilakukan untuk memperlambat proses katarak

5. PEMERIKSAAN KATARAK
 Pemeriksaan biasanya dilakukan memakai alat tajam penglihatan, lampu celah, tekanan bola mata, kemudian pemeriksaan funduskopi.
 Bila pada pemeriksaan funduskopi tidak terlihat karena dapat dilakukan pemeriksaan tambahan dengan USG untuk mengetahiu kelainan bola mata belakang.
 Pemeriksaan retinometri dapat dilakukan untuk meramal tajam penglihatan pasca bedah.
 Bila telah ditetapkan penderita dapat menjalani operasi untuk kataraknya maka dilakukan pemeriksaan kesehatan tubuh.
 Sewaktu pasien pulang setelah pembedahan diberikan penerangan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan.
 Pasien pasca bedah diharapkan kontrol kembali, bila diperlukan.
 Biasanya penderita mendapatkan pembedahan pemasangan lensa introkular.
6. PERAWTAN KATARAK SETELAH PEMBEDAHAN
Hal yang boleh dilakukan setelah pembedahan :
 Memakai dan meneteskan obat seperti yang dianjurkan
 Pakai menutup mata seperti yang dinasehatkan
 Melalukan pekerjaan hanya tidak berat
 Bila memakai sepatu jangan membungkuk, tetapi angkat kaki keatas

Hal yang jangan dilakukan setelah pembedahan :
 Jangan menggosok mata
 Jangan membungkuk terlalu dalam
 Jangan menggendong yang berat
 Jangan membaca berlebihan dari biasanya
 Jangan mengejan keras sewaktu buang air besar
 Jangan berbaring kesisi mata yang baru dibedah
 Jangan menggosok gigi pada minggu pertama dan coba mencuci mulut saja.

KETIDAKNYAMANAN DALAM MASA KEHAMILAN

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:36 AM 0 comments
A. Sakit Kepala
Terjadi pada trimester pertama, kedua dan ketiga.

Tanda-Tanda Bahaya
- Bila bertambah berat akan terus berlanjut
- Jika disertai dengan tekanan darah tinggi, dan proteinuria
- Jika ada migran
- Penglihatan berkurang atau kabur
Cara Meringankan/Mencegah
- Biofeedback
- Teknik relaksasi
- Memassase leher dan otot bahu
- Penggunaan kompres panas atau es pada leher
- Istirahat
- Mandi air hangat
Pengobatan
- Penggunaan yang bijaksana dari tylenol/paracetamol
- Hindari aspirin, ibuprofen, semua obat anti peradangan yang non-steroidal, narkotik, sedatif atau hipnotik
- Jangan gunakan ergot alkaloids jika migran

B. Nafas Sesak/Hyperventilasi
- Hyperventilasi : terjadi awal trimester kedua
- SOB : terjadi selama trimester ketiga

Tanda-Tanda Bahaya
- Jika disertai dengan demam, batuk, pernafasan cepat, malaise (infeksi)
- Pernafasan cepat tanpa demam (embolus)
- Exacerbasi (memburuknya) asthma
Cara Meringankan/Mencegah
- Jelaskan penyebab fisiologisnya
- Dorong agar secara sengaja mengatur laju dan dalamnya pernafasan pada kecepatan normal ketika terjadi hyperventilasi
- Secara periodik berdiri dan merentangkan lengan kepala serta menarik nafas panjang
- Mendorong postur tubuh yang baik melakukan pernafasan interkostal.

C. Konstipasi (Sembelit)
Terjadi pada trimester kedua dan ketiga
Tanda-Tanda Bahaya
- Rasa nyeri hebat di abdomen, tidak mengeluarkan gas (obstruksi)
- Rasa nyeri di kuadran kanan bawah (apendicitis)
Cara Meringankan/Mencegah
- Tingkatkan intake cairan, serat didalam diet
- Buah prem atau juice prem
- Minum cairan dingin atau panas (terutama ketika perut kosong)
- Istirahat cukup
- Senam/exercise
- Membiasakan buang air secara teratur
- Buang air besar segera setelah ada dorongan
Pengobatan
- Gunakan pembentuk bahan padat (bongkahan) atau emollients
- Hindari banyak mineral, lubrikan, perangsang (stimulan) saline, hiperosmotis, diphenylmethane, castor oil.

D. Keputihan
Terjadi pada trimester pertama, kedua dan ketiga
Tanda-Tanda Bahaya
- Jika sangat banyak atau baunya menyengat atau berwarna kuning/ abu-abu (beberapa penyakit kelamin, cervicitis, vaginitis)
- Pengeluaran cairan (selaput ketuban pecah)
- Perdarahan per vagina (abruptio plecentae, placenta previa, lesi pada servik atau vagina, lendir campur darah (bloody show)
Cara Meringankan/Mencegah
- Tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari
- Memakai pakaian dalam yang terbuat dari katun lebih kuat daya serapnya. Hindari pakaian dalam dan pantyhose yang terbuat dari nilon.
Pengobatan
- Hindari pencucian vagina (douching)
- Gunakan bedak tabur untuk (polider) mengeringkan, tetapi jangan terlalu banyak / berlebihan.

E. Sering Buang Air Kecil
Terjadi pada trimester pertama dan ketiga
Tanda-Tanda Bahaya
- N.B. wanita hamil menghadapi resiko yang lebih besar untuk terjadinya Infeksi Saluran Kemih (UTI) dan pyelonephritis karena ginjal dan kantung kemih mengalami perubahan
- Dysuria (UTI)
- Oliguria
- Asysmptomatic bacteriuria biasa terjadi pada kehamilan
Cara Meringankan/Mencegah
- Perbanyak minum pada siang hari
- Jangan kurangi minum di malam hari
- Batasi minum bahan diuretik alamiah seperti kopi, teh, cola dengan kafein.
- Jelaskan tanda-tanda UTI posisi berbaring miring kekiri dengan kaki ditinggikan pada malam hari untuk meningkatkan diuresis.
Pengobatan
- Tidak memerlukan pengobatan farmakologis

TANDA BAHAYA ATAU KELAINAN PADA IBU HAMIL

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:32 AM 0 comments
APA SAJA YANG PERLU DILAKUKAN
IBU HAMIL

 Periksa kehamilan secepatnya dan sesering mungkin sesuai anjuran petugas. Artinya, pada pemerikasaan ini yaitu agar ibu, suami dan keluarga dapat mengetahui secepatnya jika ada masalah yang timbul pada kehamilan.
 Timbang berat badan setiap kali periksa kehamilan. Artinya, berat badan akan bertambah sesuai pertumbuhan bayi dalam kandungan.
 Minum 1 tablet tambah darah setiap hari selama hamil. Artinya, agar pada ibu hamil dapat mencegah kurang darah yang fungsinya untuk menghilangkan rasa lelah.
 Imunisasi Tetanus Toksoid. Artinya, dengan imunisasi ini dapat mencegah penyakit tetanus pada bayi baru lahir.
 Meminta penjelasan kepada petugas mengenai kehamilannya dan apa yang harus dilakukan agar ibu sehat dan janin tetap sehat.

PENJAGAAN KESEHATAN
PADA IBU HAMIL

 Mandi pakai sabun setiap hari, pagi dan sore.
 Gosok gigi dua kali sehari setelah makan pagi dan sebelum tidur.
 Istirahat berbaring sedikitnya 1 jam pada siang hari dan kurangi kerja berat.
 Jangan merokok, memakai narkoba, minum minuman keras.
 Pola makan yang baik, diantaranya :
- Makan makanan yang bergizi sesuai dengan ajuran petugas kesehatan.
- Makan 1 piring lebih banyak dari sebelum hamil
- Untuk menambah tenaga, makan makanan selingan, pagi dan sore hari seperti kolak, bubur kacang hijau, kue-kue dan lain-lain.
TANDA BAHAYA ATAU KELAINAN
PADA IBU HAMIL

 Perdaharan
 Bengkak di kaki, tangan, dan wajah, atau sakit kepala kadangkala disertai kejang.
 Demam tinggi
 Pucat hebat
 Pusing hebat
 Keluar air ketuban sebelum waktunya
 Bayi dalam kandungan gerakannya berkurang atau tidak bergerak
 Ibu muntah terus dan tidak mau makan

TANDA-TANDA IBU YANG AKAN MELAHIRKAN
 Rasa sakit atau mules, yang datang secara teratur yaitu sekitar setiap 10 menit atau lebih sering
 Rasa mules ini terjadi di perut bagian bawah
 Keluarnya lendir bercampur darah dari jalan lahir.

TANDA-TANDA BAHAYA
PADA SAAT BERSALIN
 Air ketuban keluar sebelum tanda-tanda persalinan muncul
 Bayi tidak lahir 12 jam sesudah adanya tanda-tanda persalinan
 Perdarahan melalui jalan lahir yang diperkirakan lebih dari 2 gelas
 Demam tinggi

Sebelum tanda-tanda itu muncul dan mengganggu disaat persalinan maka suami atau pihak keluarga harus memepersiapkan segala sesuatu disaat mengahadapi persalinan, diantaranya adalah:
 Donor darah, jika sewaktu-waktu diperlukan ibu
 Menanyakan pada bidan atau dokter kapan perkiraan tanggal persalinan
 Menyiapkan kendaraan jika sewaktu-waktu ibu dan bayi perlu segera di bawa ke Rumah Sakit
 Menyiapkan biaya untuk menghadapi persalinan

PEMERIKSAAN KESEHATAN
IBU DAN BAYI SETELAH PERSALINAN
Pemeriksaan Pertama ( minggu pertama )
Pelayanan yang diperoleh pada pemeriksaan pertama yaitu :
 Penjelasan dan demontrasi perawatan tali pusat bayi
 Pemberian vitamin A bagi Ibu
 Penyuluhan gizi bagi Ibu menyusui
 Penyuluhan pemberian ASI eksklusif (hanya diberi ASI saja selama 4 bulan tanpa makanan pendamping)

Pemeriksaan Kedua ( sebelum minggu ke-4 )
Pelayanan yang diperoleh pada pemeriksaan kedua yaitu :
 Pemeriksaan kesehatan ibu terutama yang berkaitan dengan nifas dan menyusui
 Pemeriksaan kesehatan dan pemantauan perkembangan bayi
 Penjelasan tentang perawatan ibu dan bayi sesuai keperluannya

Kehamilan yang tidak diinginkan/Unwanted Pregnancy

Posted By Revolusi Pendidikan On 4:24 AM 0 comments
Definisi :
Merupakan sustu kondisi dimana pasangan tidak menghendaki adanya proses kelahiran akibat dari kehamilan-kehamilan itu bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual baik.

Faktor Unwanted Pregnancy :
1. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan.
2. Tidak mengutamakan alat kontrasepsi, terutama untk perempuan yang telah menikah.
3. Kegagalan alat kontrasepsi
4. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan
5. Kondisi kesehatan tubuh yang tidak mengizinkan kehamilan
6. Persoalan ekonomi (biaya melahirkan dan membesarkan anak)
7. Alasan karir atau masih sekolah
8. Kehamilan karena incest
9. Kondisi janin yang dianggap cacat berat atau berjenis kelamin yang yidak diinginkan (DepKes RI, 2003).

Resiko Medis :
a. Rahim (uterus) baru siap melakukan fungsinya setelah umur 20 th, karena baru pada usia ini fungsi hormonal melewati masa kerjanya yang maksimal.
b. Sistem hormonal belum stabil maka terjadi ketidak teraturnya menstruasi hal yang sama terjadi bila remaja tersebut tersebut mengalami kehamilan ketidak teraturan tersebut membuat kehamilan menjadi tidak stabil, mudah terjadi perdarahan, terjadilah abortus atau kematian janin.
c. Terlalu dininya usia kehamilan dan persalinan memperpanjang kehamilan rentang reproduksi aktif. Hal ini akan meningkatkan resiko timbulnya kanker leher rahim dikemudian hari.
d. Lebih cenderung mengakibatkan anemia.
e. Kehamilan remaja (pada usia 16 tahun jarang menghasilkan bayi yang sehat).
f. Remaja yang hamil lebih sering keracunan kehamilan seperti mual muntah yang hebat, TD tinggi, kejang-kejang bahkan kematian.


Resiko terhadap bayinya :
a. BBLR dapat mengakibatkan retardasi mental, tuli kerusakan otak, kejang-kejang dan kebutaan.
b. Bayi cenderung lahir prematur.

Resiko Psikologis dan Sosial
Pada kehamilan pranikah, rasa malu dan perasaan bersalah yang berlebihan dapat dialami remaja, apalagi bila kehamilan tersebut diketahui pihak lain seperti orang tuanya selain itu, peristiwa kehamilan pada masa remaja seringkali menghambat masa depan remaja dan juga anak yang dikandung.

Pencegahan KTD
a. Cara yang paling efektif adalah tidak melakukan hubungan seksual sebelum nikah.
b. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti OR, seni dan keagamaan.
c. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menumbulkan dorongan seksual, seperti meraba-raba tubuh pasangannya dan menonton video porno.
d. Memperoleh informasi tentang manfaat dan penggunaan alat-alat kontrasepsi.
e. Mendapatkan keterangan tentang kegagalan alat kontrasepsi dan cara penggunaanya.
f. Untuk pasangan remaja yang sudah menikah sebaiknya memakai cara KB yang kegagalannya rendah seperti sterilisasi, susuk KB, IUD, Suntikan.